Tampilkan postingan dengan label KEGIATAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KEGIATAN. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 November 2018

DISKOMINFO TINGKATKAN SDM PENGELOLA KIM

Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Mojokerto pada hari selasa dan rabu (30 dan 31 oktober) mengadakan pelatihan dan pembinaan kepada 11 Organisasi  pengelola Kelompok Informasi Masyarakat (KIM)  kota Mojokerto dengan  dengan mengambil lokasi di kawasan hotel & outbound Kec. Trawas Kab Mojokertotujuan untk meningkatkan SDM dan ketrampilan dimana masing masing satu organisasi Kim diwakili oleh 4 orang. Jumlah peserta keseluruhan 44 orang. Materi pokok dan nara sumber nya meliputi Pertama, cara penulisan berita yang benar oleh Tritus Yulan Wartawan senior dan Penulisan berita dan distribusinya di Sosial media oleh Zacky wartawan/penyiar Suara Mojokerto.... (bersambung)

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

Selasa, 03 Juli 2018

KIM GAYATRI LOLOS KE 6 BESAR LCCK PROV JATIM 2018

Keterangan : nomor 2 dari kanan  ibu Fatimah  mewakili KIM GAYATRI Kota Mojokerto
Sebuah kabar gembira bagi anggota KIM Gayatri khususnya dan warga Kota serta Pemerintah Kota Mojokerto karena satu lagi prestasi diraih oleh KIM Gayatri yaitu lolos babak penyisihan (administrasi) dan masuk dalam 6 Besar dari 16 Besar  peserta Lomba cerdas cermat Komunikatif (LCCK) Tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2018 yang diselenggarakan pada bulan Mei 2018 yang baru lalu. Kim Gayatri  Kota Mojokerto berangkat mewakili Bakorwil Bojonegoro bersama sama dengan Kim Kembang Turi Kab Lamongan dan Kim Mangun Jaya Kab Bojonegoro yang sama sama  masuk dan lolos dalam 16 Besar tahap semi final LCCK dimaksud.

Adapun urutan 6 Besar tersebut adalah :
1. Kim Mesem Kota Surabaya
2. Kim Anyelir Kejuron Kota Madiun
3. Kim Purwodadi Kab Magetan
4. Kim Surya Harapan Kab Pasuruan
5. Kim Pena Kab Pacitan dan
6. Kim Gayatri Kota Mojokerto

Adapuin waktu  pel;aksanaan LCCK akan diumumkan lebih lanjut oleh Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi Jawa Timur selaku penyelenggara.
(Budiman Sudijono)

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

Kamis, 03 Mei 2018

KIM GAYATRI IKUTI LOMBA CERDIK CERMAT KOMUNIKATIF


Hari kamis 3 Mei 2018 adalah hari yang penting dan spesial bagi Kim Gayatri betapa tidak pada hari itu Kim Gayatri mengikuti event lomba LCCK antar KIM se Jawa Timur, sebuah event  yang cukup bergengsi digelar rutin setiap tahun oleh Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur. Event digelar dengan tujuan untuk sarana pembinaan para pengelola dan pegiat KIM di Jawa Timur. Materi yang dilombakan meliputi bidang administrasi organisasi dan kelembagaan, pengelolaan Blog serta pemanfaatan Sosial media. Adapun peserta kali ini terdiri  dari 16 KIM yang tergabung dalam Grup/kelompok C yang berasal dari Bakorwil Bakorwil se Jawa Timur, yaitu  Bakorwil Bojonegoro, Malang, Surabaya, terdiri dari beberapa Kim yaitu Surabaya, Kota  Malang, Bojonegoro, Magetan, Bangkalan, Gresik, Madiun, , Pasuruan dan kota Mojokerto sendiri. Jumlah keseluruhan peserta sebanyak 38 Kim se Jawa Timur dan setelah melalui proses seleksi administrasi akan ditentukan rangking. dan yang akan masuk dalam babak final adalah 16 besar (rangking 1 sampai 16, Sedangkan dari kota Mojokerto sendiri sebagai kontingen adalah KIM Gayatriyang terdiri dari H, Budiman, Supriyohadi dan Ny, Fatimah.
(Budiman sudijono).

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

Selasa, 24 April 2018

RUBY HARTOYO BUKA PELATIHAN HANDYCRAFT DARI BAHAN KULIT SEPATU DAN KORAN



Upaya Pemerintah Kota Mojokerto untuk mensejahterakan masyarakatnya, sebagai salah satu misi dan visi Kota Mojokerto sebagai Kota Service City yang maju, cerdas, sehat, sejahtera dan bermoral, melalui Dinas  Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto telah dilaksanakan Pelatihan Handycraft dari bahan limbah kulit sepatu dan koran, kepada para IKM Handycraft yang ada di wilayah Kota Mojokerto. Ruby Hartoyo, S.Sos, MM Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto dalam sambutan pengarahannya pada acara Pembukaan Pelatihan yang didampingi para Kabid dan Narasumber, mengatakan bahwa Kota Mojokerto yang kecil kotanya tidak punya sumber daya alam untuk itu kita harus meningkatkan sumber daya manusia agar kita tetap hidup dengan layak, dengan adanya pelatihan-pelatihan yang telah diberikan, dapat meningkatkan pengetahuan dalam mengelola usahanya. Diharapkan para peserta dapat mengembangkan diservikasi produk industri kecil handycraffdan pengembangan pemasaran hasil produk agar dapat diminati masyarakat luas baik lokal, nasional bahkan internasional dan akan dapat membuka lapangan kerja baru, dapat memotivasi para IKM agar menjadi Pelaku Usaha yang tangguh dan sukses serta mempunyai daya saing yang tinggi dalam negeri maupun luar negeri. Seiring dengan kemajuan teknologi industri dan tuntutan selera kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat terutama dari segi kualitas maupun kuantitas produk industri kecil menengah dalam menghadapi peperangan produk sejenis dari daerah lain, untuk itu teknologi produk yang bisa ditransfer oleh industri kecil dan menengah. Ruby berharap masyarakat dapat memilah-milah sampah seperti halnya sampah yang ada di TPA Randegan, disamping dapat dimanfaatkan limbahnya juga karena bersih dan indahnya TPA Randegan, sehingga dapat dimanfaatkan anak-anak sekolah untuk tempat out bond bahkan ada yang dipakai untuk Pra Wedding. Sampah yang sudah di pilah-pilah di Bank Sampah yang telah dikelola masyarakat limbahnya dapat dimanfaatkan sebagai assesories, terutama limbah dari bekas kulit sepatu dan bahan dari koran. Sebagaimana yang telah dicanangkan oleh Walikota Program bayar Pajak pakai sampah dan berhadiah Umroh, disamping itu dari penjual sempat dapat meningkatkan ekonomi bahkan dari pilah-pilah sampah dapat mencegah penyakit.

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

Jumat, 29 Desember 2017

PAK PRI MEMPRODUK PUPUK KOMPOS DARI SAMPAH RUMAH TANGGA


Bagi kebanyakan orang mengurus sampah merupakan pekerjaan yang sangat merepotkan karena kotor dan bau sehingga orang enggan mengurusinya. . Sampah adalah zat atau bahan yang sudah tidask berguna lagi dan harus dibuang dan itu menjadi urusan petugas kebersihan. Namun berbeda dengan Supriyohadi, seorang lelaki, 47  tahun yang tinggal di Jl. Dieng 31 Perumahan Kedundung Indah Kelurahan Kedundung Kecamatan Magwersari Kota Mojokerto. Supriyohadi yang akrab dipanggil dengan Pak Pri ini sangat peduli dengan sampah. Ia menganggap sampah yang dihasilkan dirumah dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi warga khususnya menyelamatkan lingkungan disamping menjaga kebersihan. Prinsip yang dilakukan  dalam pengelolaan sampah adalah 3 R, yaitu Reduce, Reuse dan Recycle. Pak Pri yang juga sebagai salah satu pengurus KIM GAYATRI dengan pengalaman pribadinya dan kegemaran menjaga kebersihan, kini telah berhasil membuat membuat pupuk kompos dengan bahan baku sampah rumah tangga. Produk pupuk kompos tersebut sudah diuji dan dipraktekkan oleh beberapa teman sejawat untuk pupuk tanaman dan pembenihan / pembibitan ternyata hasilnya sangat bagus. Tanaman menjadi subur dan sehat

Berawal dari hobbi 

Dalam sebuah wawancara dengan penulis di suatu hari Pak Pri menjelaskan bahwa awalnya adalah adanya hobbi menjaga kebersihan dan tidak suka dengan adanya sampah yang berceceran disekitar rumahnya dan dibuang begitu saja ditempat sampah. Pak Pri merasa risih dengan adanya tempat sampah yang isinya campur baur antara sampah basah sampah kering dan sampah B3. Pak Pri berpikir dan merenung bagaimana jika sampah sampah tersebut bisa dipilah dan dipilih mana mana yang masih bisa dimanfaatkan atau didaur ulang. Pak Pri berusaha mencari tahu dengan mencoba mencari buku buku tentang pemngelolaan sampah.amping itu Pak Pri mulai rajin membacam artikel2 bidang lingkungan hidup dan mengklipingnya. Maka mulailah Pak Pri melakukan praktek  membuat kompos tersebut,

Bahan bahan dari sampah rumah tangga

 Membuat kompos rumah tangga menurut pak Pri bisa menggunakan komposter yang bisa dibuat dari drum plastik atau timba, bekas tempat cat 25 kg atau tempat laimnya yang memiliki tutup. Adapun bahan bahan yang digunakan untuk pemrosesan kompos adalah : Limbah dapur (Sisa sisa makanan/sayuran/buah buahan, daun daunan basah dan kering,  serbuk gergaji dan sekam. Bahan bahan tadi dirajah/dicacah dengan ukuran 2 sampai 4 cm dan sedikit dicampur dengan EM4. Selanjutnya bahan bahan tadi ditutup dalam komposter dan dibiarkan berproses dan selanjutnya kurang lebih 2 bulan akan menjadi kompos.

Manfaat Kompos

Selama ini produk pupuk kompos pak Pri baru digunakan untuk kalangan sendiri misalnya untuk memupuk tanaman2nya yang kebetulan sang istri suka dan hobbi menanam tanaman produktif sepertim sayuran dan tanaman obat. Ketika ditanya kenapa tidak produksi secara massal. Sambil tersenyum pak Pri menjawab kita masih perlu dukungan dari warga sekitar. karena masih perlu dibimbing dan diberikan pemahaman tentang pentingnya pengelolaan sampah rum,ah tangga ini untuk kebaikan lingkungan demi kepentingan bersama menciptakan suasana yang bersih dan sehat.
(Budiman Sudijono)

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

Rabu, 20 September 2017

MENENGOK KEGIATAN PEKAN KIM IX / 2017 DI PASURUAN



Beberapa aktifitas selama penyelenggaraan Pekan KIM se Jawa Timur yang digelar di Taman Candra Wilwatikta Pandaan mulai 12 sampai 16 September 2017 setelah upara pembukaan yang secara resmi dibuka oleh Gus Ipul Wakil Gubernur Jawa Timur  telah digelar beberapa event, yaitu :

1. Pameran Produk yang diikuti  oleh KIM se Jawa Timur dan beberapa OPD / Dinas Instansi dilingkungan Pemprov Jatim dan Pemkab serta Pemkot Pasuruan disamping dari Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur sendiri. Pameran ini diikuti sebanyak 100 peserta berlangsung mulai  12 sampai 16 September 2017 pada ssiang dan malam hari.

2. Kegiatan Sarasehan KIM se Jatim dilaksanakan pada hari Rabu 13 September 2017 dimulai pukul 09.00 sampai selesai bertempat digedung Candra wilwatikta Pandaan dengan peserta dari KIM  masing masing 2 (dua) orang dan  satu Pembina Kim se Jawa Timur, Perwakilan dari Dinas / Badan serta Institusi yang terkait dengan pembinaan KIM. Acara sarasehan membahas thema pokok yaitu Issu kontermporer tentang KIM serta merumuskan permasalahan sekaligus pemecahannya.


3. Kegiatan Workshop dilaksanakan pada hari Kasmis 14 September 2017 mulai pukul 09.00 sampai selesai bertempat di aula Candra Wilwatikta Pandaan, dengan peserta masyarakat Kabupaten Pasuruan dan KIM/Telecenter . Bentuk kegiatannya memberikan pelatihan pemanfaatan teknologi informasi kepada anfggota masyarakat, agar bisa memberikan nilai tambah pada hasil produk KIM dan masyarakat.

4. Lomba Blog
Dilkuti oleh KIM se Jatim sebanyak 46 peserta dimana masuing masing Kabupaten/Kotya mengirimkan 2 peserta. Penilaian dilakukan oleh Dewan Juri  sejak 12 Agustus hingga 12 September 2017. Penilaian meliputi Muatan informasi dan intensitas updatenya, tempilan dan tata letak blog, kemudahan dan kecepatan mengakses informasi dan jumlah kunjungan. Dewan juri terdiri dari Relawan RTik,. Praktisi teknologi, Informasi dan komunikasi serta Dinas Kominfo sendiri.
(Bdm)

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

Selasa, 05 September 2017

MEMBUDAYAKAN PHBS BAGI SETIAP WARGA KOTA

Pola Hidup Bersih dan Sehat ( disingkat PHBS) kini mulai bergaung dan populer di kota Mojokerto karena program ini bukan sesuatu yang wacana tetapi sudah menjadi kegiatan yang kongkrit dilaksanakan oleh seluruh warga kota Mojokerto. Betapa tidak karena Pimpinan Daerah dalam hal ini Walikota Mojokerto, Mas'ud Yunus terjun langsung ke masyarakat sampai ketingkat paling bawah dalam hal ini RT/RW. Walikota hampir setiap minggu sekali setiap hari Jum'at sudah mengagendakan kegiatan tetap yaitu kegiatan Pemberantasan sarang Nyamuk ( PSN ) 60 menit teristegrasi uyang sudah populer, kemudian disusul dengan program baru/lanjutan yanfg diseburt dengan  Program KASIH SETIA (Kampung Bersih, Sehat, Teduh, Indah dan Aman) serta Program Cuci Rumah Warga. Keberhasilan program ini telah menghantarkan kota Mojokerto memperoleh Piala Adipura Kirana yang kedua tahun 2017 setelah sebelumnya tahun 2016 memperoleh penghargaan / piala yang sama.

Melibatkan semua stakeholders

Dua program terakhir itu telah dicanangkan dalam waktu 1 tahun ini yakni sejak awal tahun 2017 yang mnelibatkan komunitas Bank Sampah Induk Kota Mojokerto dan para kader Fasilitator Lingklungan  di masing masing Kelurahan . Hampir semua stakeholders  dan OPD yang terkait dilibatkan dalam program yang bersifat integratif ini, yaitu meliputi : Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, Dinas Polisi Pamong Praja, Dinas Pertanian,  Dinas KBPPKS, Camat dan Lurah, RT dan RW setempat.

Paradigma PHBS sebagai karakter
Walikota Mas'ud Yunus dalam berbagai kesempatan selalu menyampaikan dan mengajak agar semua lapisan masyarakat  warga kota Mojokerto dapat terlibat aktif dalam program PHBS ini dan menjadikannnya sebagai paradigma yang harus dicapai serta dapat dijadikan sebagai karakter untuk selalu membudayakan PHBS ini.  Selanjutnya sebagai konsekuensi logis dan komitmen, Pemkot Mojokerto telah membentuk Forum Kota Sehat guna mempersiapkan diri guna meraih predikat Kota Sehat Tingkat Nasional.
 Untuk persiapan penilaian Kota Sehat ini,  Kota Mojokerto  telah lolos verifikasi dan masuk dalam penilaian lomba Kota Sehat Tingkat Nasional tahun 2017 yang waktu penilaiannya dalam waktu dekat ini. 
(Budiman)

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

Selasa, 29 Agustus 2017

PEMKOT MOJOKERTO GELAR KARNAVAL PEMBANGUNAn 2017



Dalam rangka hari jadi ke 99/2017Kota Mojokerto dan hari kemerdekaan RI ke 72/2017,pesta tahunan berupa pawai/karnaval pembangunan di Kota Mojokerto,jkemarin,Sabtu siang 26 Agustus 2017 dimulai pukul 10.00 WIB oleh Pemkot Mojokerto telah digelar di sepanjang jalan protokol Kota Mojokerto,dengan diikuti oleh ratusan peserta kelompok Karnaval dari Dinas/Instansi,Perusahaan,Kelompok/Lembaga masyarakat/lembaga pendidikan dan mahasiswa.Karnaval menampilkan sepeda roda dua,roda empat hias,kelompok peserta kesenian/budfaya dan para pejuang.Berbagai ragam budaya yang merncerminkan Kerajaan majapahit dengan kostum yang unik dan menarik.Tak ketinggalan juga ditampilkan foto-foto para pejuang/pahlawan asli dari Mojokerto seperti KH Achiyat Chalimy(Abah yat),KH Munasir ali,KH Nawawi,dan masih banyak lagi.
Acara berlangsung meriah dan mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat dengan rute start di lapangan Raden Wijaya Prajurit Kulan menyusuru jalan-jaln protokol dfidalam Kota dan finish di Jalan mayjend Sungkono.(Budiman).

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

Senin, 20 Februari 2017

KIM SEKOTA MOJOKERTO DILATIH TEKNIS SIARAN TALK SHOW DI RADIO

 Dalam rangka upaya peningkatan sumberdaya manusia, sebanyak 21 organisasi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kota Mojokerto kemarin, Senin 13 Pebruari 2017 mengikuti acara pembinaan teknis  dari Dinas Informasi dan Komunikasi Kota Mojokerto. Pembinaan dilakukan dalam bentuk pelatihan teknis siaran talk show di Radio GEMA FM 90,5 MHz.
Hadir sebagai pemateri, ibu Riani, SH.  seorang presenter dan praktisi radio memberikan materi tentang teknis siaran radio dan talk show, dilanjut dengan praktek siaran oleh Pengurus KIM yang mewakili. Sebagai informasi tambahan masing2 KIM yang hadir menguikut sertakan 3 orang anggota , sehingga hadir secara keseluruhan 63 orang (bdm)

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

Rabu, 06 April 2016

MENENGOK KEBERADAAN TELECENTER ' PALAPA ' SEBAGAI SALAH SATU LEMBAGA LAYANAN INFORMASI PUBLIK




Barangkali bagi orang awam atau mayarakat umumnya banyak yang belum paham tentang apa dan bagaimana Telecenter PALAPA itu. Istilah itu masih terasa asing ditelinga masyarakat umum, tetapi bagi yang sudah "melek" informasi dan mengenal teknologi informasi hal itu menjadi tidak asing lagi.
Telecenter PALAPA adalah salah satu lembaga layanan publik yang dimliki oleh Pemerintah Kota Mojokerto Cq. Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) yang diperuntukkan bagi masyarakat umumnya. khususnya masyarakat Kota Mojokerto, walaupun cukup disayangkan lokasi markas telecenter ini  jauh dipinggiran kota, didalam kompleks terminal KERTAJAYA yang lal;u lintasnya amat ramai dan padat,  bahkan berbatasan dengan wilayah Kabupaten Mojokerto. Kemudian dinamakan PALAPA konon hal itu terkait dengan Mojokerto dalam kaitan sejarah Kerajaan Mojopahit dengan sumpah Mahapatih Gajahmada dengan sumpahnya yang terkenal Sumpah Amukti Palapa.

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

 
back to top