Tampilkan postingan dengan label PRESTASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PRESTASI. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 Maret 2018

TIM ADIPURA LAKUKAN PEMANTAUAN DI KOTA MOJOKERTO


Dalam rangka penilaian Adipura, maka Tim Pusat Adipura pada hari senen (12/3) telah melakukan pemantauan lapangan diseluruh pelosok kota Mojokerto guna melakukan penilaian untuk menentukan layak tidaknya kota Mojokerto untuk meraih Adipura tahun ini. Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa Kota Mojokerto selama 2 tahun berturut telah meraih predikat kota ADIPURA. 
Beberapa lokasi yang dipantau meliputi lokasi TPA, Puskesmas,  Bank Sampah, Pasar, Fasilitas Umum seperti alun alun, Taman taman Kota dan lain lain. Walikota Mojokerto Mas'ud Yunus mengharapkan agar tahun ini Kota Mojokerto dapat meraih Adipura Kencana sehingga dapat menyamai Kota Surabaya
(Budiman Sudijono)

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

Jumat, 27 Oktober 2017

DLH SUKABUMI LAKUKAN STUDI BANDING KE TPA RANDEGAN


Selasa 24 Oktober kemarin Dinas Lingkungan Hidup Kota Sukabumi Jawa Barat secara resmi mengadakan kunjungan kerja untuk studi banding masalah pengelolaan sampah di Kota Mojokerto dengan sasaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto khususnya pengelolaan sampah di TPA Randegan.
Rombongan tamu  dipimpin oleh Adil Budiman Kepala DLH Kota Sukabumi dan diterima oleh Kepala DLH Kota Mojokerto, Amin Wachid beserta staf  serta beberapa pengurus Bank Sampah Induk bertempat diaula TPA Randegan di Kel Kedundung Kecamatan Magersari. 

Setelah penyampaian maksud dan tujuan disampaikan oleh Adil Budiman selaku Pimpinan Rombongan dari DLH Kota Sukabumi dilanjutkan dengan penjelasan / uraian dari Kepala DLH Kota Mojokerto Amin Wahid yang secara panjang lebar menguraikan tentang keberadaan TPA Randegan dengan program2 unggulan dari DLH dalam upaya pengelolaan sampah di kota dengan mengikut sertakan secara akrtif seluruh lapisan masyarakat, yang dalam hal ini secara khusus juga diuraikan tentang keberadaan Bank Sampah di setiap RT/RW yang dikoordinir oleh Bank Sampah Induk Kota Mojokerto. Keberadaan Bank Sampah dengan program program unggulannya yang didukung oleh Walikota dan Pimpinan  OPD terkait serta partisipasi seluruh masyarakat secara aktif telah mengantarkan Kota Mojokerto memperoleh penghargaan Piala Adipura tiga kali berturut turut.

Peninjauan keliling

Setelah memperoleh penjelasan teknis dilanjut dengan kunjungan lapangan daklam hal ini ke lokasi lokasi pengelolaan sampah serta sarana prasarana TPA, yakni Kantor operasional dan Kantor Bank Sampah Induk beserta mekanisme dan tata kerjanya, Rumah kompos, Ruang Pengolahan biogas yang menghasilkan gas methane yang digunakan sebagai bahan bakar yang secara nyata telah digunakan dan dimanfaatkan oleh warga sekitarPemanfaatan zona pasif untuk Taman Bermain anak anak, Rekreasi keluarga, Taman baca dan bukit sampah yang telah menjadi bukit teletubbis yang menarik.

Dalam acara kesan pesan menjelang kepulangannya tamu merasa puas dengan layanannya dan merasa memperoleh tambahan ilmu dari Kota Mojokerto serta apa apa yang telah disaksikan dan keberhasilan pengelolaan TPA di Randegan Kota  Mojokerto akan ditrapkan di Sukabumi.

Penulis : Drs. Budiman Sudijono

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

Selasa, 05 September 2017

WALIKOTA GELAR PESTA GIZI / BAKAR SATE 2017



Kegiatan rutin tahunan Pemerintah Kota Mojokerto menyusul kegiatan 
 Hari Raya Idul Adha  berupa Pesta Gizi /Bakar Sate tahun 2017 hari Jumat malam kemarin (2/9) digelar oleh Walikota Mas'ud Yunus.
 Pesta rakyat yang terbilang cukup spektakuler itu  diisi dengan acara bakar sate, Berlangsung sangat meriah,  dihadiri dan diikuti  oleh para pejabat, undangan terdiri Pimpinan FORKOMPIMDA, pimpinan OPD,  tokoh tokoh masyarakat dari berbagai lapisan, RT/RW  dan masyarakat /warga kota bahkan sebagian hadir juga warga Kabupaten Mojokerto ikut anthusias membakar dan  makan sate gratis, diperkirakan sekitar 3.000 orang yang hadir dalam pesta tersebut.
Walikota Mojokerto, Mas'ud Yunus dalam sambutannya menyampaikan rasa senangnya bisa menyelenggarakan pesta bakar sate ini, semoga dapat menyemangati dalam membangun kota Mojokerto sebagai ServiceCity. Lebih lanjut Walikota Mojokerto menyampaikan bahwa tujuan acara ini  adalah untuk membangun kebersamaan sekaligus untuk menjadikan acara bakar sate dan pesta gizi ini sebagai sarana untuk wisata daerah. Dan Dim 0815 yang hadir pada acara tersebut ikut menyambut dan menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan acara ini. Ia berharap kegiatan ini  bisa terus dipertahankan  karena manfaatnya yang nyata terutama untuk mencegah gizi buruk, Dan alhamdulillah kota Mojokerto sampai saat ini terbebas dari gizi buruk.
(Budiman)



Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

Kamis, 24 Agustus 2017

ANGKA KEMISKINAN TURUN 1 PERSEN JAJARAN PEMKOT TERUS BERINOVASI UNTUK TINGKATKAN PELAYANAN


Sesuai dengan tema peringatan Hari jadi Pemkot Mojokerto tahuin 2017 yaitu Ayo Berkreasi , berinovasi dan berprestasi, hal ini cukup menarik dan memberikan inspirasi dan motivasi bagi masyarakat guna menumbuhkan semangat berkompetisi menuju kota Mojokerto kedepan  yang lebih baik. berbagai inovasi kegiatan dan layanan yang dilakukan telah menghasilkan prestasi yang ditunjukkan dan perolehan beberapa penghargaan Tingkat Nasional dari Pemerintah Pusat./

Walikota Mojokerto Mas'ud Yunus dalam upacara bendera  yang diikuti oleh seluruh Pimpinan  OPD dan seluruh jajarannya menyampaikan bahwa setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) harus berdisiplin, bersemangat dalam bekerja mengabdi kepada bangsa, negara dan masyarakat , " Kami akan terus mengembangkan pelayanan  yang lebih baik kepada masyarakat, karena hal tersebut adalah kewajiban Pemerintah. Kota Mojokerto mulai menggeliat maju terrlihat dari berbagai program pro rakyat seperti pendidikan, kesehatan, perekonomian dan lain lain  sehingga mampu meningkatkan kualitas SDM masyarakat. Selanjutnya ia menyebutkan bahwa  kemiskinan  menjadi salah satu persoalan pokok di kota Mojokerto, namun  saat ini tahun 2017 angka kemiskinan turun  1 % karena fungsi ekonomi dikuatkan seperti  akses pemberian modal dimudahkan, manajemen UKM hingga pemasaran terus didukung  oleh OPD terkait.
(Budiman)

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

Selasa, 22 Agustus 2017

Penghargaan PAKARTI UTAMA II Tingkat Nasional diraih Posyandu RAPI Wates



 Tahun 2017  ini Kota Mojokerto  kembali berprestasi dan memperoleh penghargaan berupa PAKARTI UTAMA II Tingkat Nasional, yaitu suatu penghargaan bagi pemenang terbaik Lomba Posyandu Tingkat Nasional. yang kali ini diraih oleh Posyandu Raung Merapi (disingkat Posyandu RAPI) wilayah Kelurahan Wates Kecamatan Magersari Kota Mojkokerto. Adaopun penyerahan trop[hy penghargaan diserahkan oleh Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat, dr. Erni Guntarti Tjahyo Kumolo dan diterim oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto , Ny. Hj. Siti Amsah Mas'ud Yunus di halaman Gedung Sumpah Pemuuda kota Bandar Lampung. Kategori yang sama diterima juga kota Bandung Jawa Barat dan kota Samarinda Kalimantan Timur.


Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

Senin, 14 Agustus 2017

PENGHARGAAN ADIPURA 2017 TELAH DIRAIH, NAMUN DLH DAN BANK SAMPAH KOTA MOJOKERTO TETAP MELAKUKAN AKSI PROAKTIF


Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa penghargaan Adipura tahun 2017 telah diraih kota Mojokerto, namun kegiatan tidak berhenti, pembenahan pembenahan atas kekurangan terus dilakukan. Selanjutnya dalam rangka mendukung dan menciptakan Kota Mojokerto yang bersih, sehat dan nyaman Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Instansi terkait bersama Bank Sampah Induk Kota Mojokerto terus melaklukan aksi pro aktif dalam mewujudkan kota yang diinginkan tersebut  dengan melakukan inovasi dan improvisasi program penataan lingkungan hidup perkotaan dengan melibatkan sebanyak mungkin partisipasi dari seluruh elemen masyarakat kota.

 Program lintas sektoral

Beberapa program yang disinergikan secara lintas sektoral telah dilakukan dengan kontinyu dan berkelanjutan antara lain :

1. Optimalisasi kader Berseri diseluruh Kecamatan dan Kelurahan dilengkapi dengan Fasilitator Kader Lingkungan disetiap Kelurahan dalam menggairahkan dan menggalakkan kebersihan dan kesehatan  dilingkungan masing masing

2. Sosialisasi yang dilakukan secara terus menerus tentang pentingnya pembentukan Bank Sampah Cabang disetiap RT/RW, dimana sam,pai bulan Agustus ini telah berdiri 102 Bank Sampah Cabang. Dan diharapkan dalam, tahun tahun mendatang jumlah tersebut akan meningkat.

3. Sosialisasi program Bayar Pajak Pakai Sampah disertai dengan hadiah Umroh. Program ini telah dilaksanakan mulai tajhun 2017 ini dengan memberikan 4 pemenang hadiah Umroh  yaitu 1 orang dari Kec Magersari, 1 orang dari Kec. Prajuritkulon dan 1 orang dari Kec. Kranggan  serta 1 orang pemenang dari Bank Sampah.

4. Optimalisasi program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara terintegrasi, dipadukan dengan program baru seperti Program CUCI RUMAH, Program KASIH SETIA dan Program BUSER SAMPAH

5. Program mewujudkan Mojokerto sebagai Kota Sehat lewat pembentukan Forum Kota Sehat di Tingkat Kota dan Kecamatan serta Forum Komunikasi Kota Sehat di Tingkat Kelurahan.
(budiman)

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

Kamis, 16 Maret 2017

TAHUN 2017 PEMKOT MOJOKERTO GENCAR SOSIALISASIKAN EMPAT PROGRAM BARU

Guna mewujudkan visi Pemerintah Kota Mojokerto Tahun 2014 - 2019 Kota Mojokerto sebagai service city yang maju, sehat, cerdas dan bermoral, maka dalam tahun 2017 ini gencar melakukan empat program baru menyusul program program yang yang sudah dilaksanakan sebelumnya.  Empat Program baru tersebut meliputi :

1. Bayar Pajak/PBB Pakai Sampah sebelum 20 Juni 2017 berhadiah Umroh dan wisata religi. Pembayaran dilakukan lewat Bank Sampah di RT/RW diseluruh wilayah Kelurahan. Ini sebuah program terobosan yang mensinergikan antara program kebersihan kota khususnya penanggulangan sampahdengan optimalisasi penarikan income Daerah dalam hal ini dari unsur Pajak khususnya PBB.

2. Program Cuci Rumah dan PSN Terintegrasi, kegiatan masyarakat rutin setiap Jumat pagi disetiap RT/RW. Program sinergi antara Program Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup untuk menciptakan budaya masyarakat yang bersih dan sehat.

3. Program KASIH SETIA, singkatan dari Kampung Bersih, Sehat, Tertib, Indah dan Aman. Sebuah program terobosan yang melibatkan hampir seluruh Organisasi Perangkat Daerah yang dikoordinasilkan dalam  Forum Kota Sehat.

4. Menjadikan TPA Randegaan Kota Mojokerto sebagai tempat edukasi dan Wisata Lingkungan bagi Warga Kota dan sekitarnya.

Empat program tersebut pada saat ini sedang gencar gencarnya disosialisasikan dalam berbagai  kesempatan dan event baik Pemerintah maupun masyarakat guna memperoleh dukungan warga kota.

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

Kamis, 09 Maret 2017

HARI PEDULI SAMPAH NASIONAL DIPERINGATI DI SURABAYA

Puncak peringatan Hari Peduli Sampah Nasional diselenggarakan di Surabaya, pada tanggal 28 Pebruari 2017 bertempat di Taman Suroboyo dikawasan  Kenjeran Surabaya, yang dihadiri oleh Wakil Presiden Yusuf Kalla, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya,  Gubernur Jawa Timur. Soekarwo,  dan Walikota Surabaya Tri Rismaharini.
Acara peringatqan diawali pagi2 denfgan acara bersih bersih dipantai Kenjeran diikuti tidak kurang dari  16.000 orang  yang dibagi dalam 5 zona.
Dalam sambutannya Walikota Surabaya menyampaikan bahwa Pemkot Surabaya telah mampu bergerak bersama masyarakat untuk mengubah sampah. Saat ini ada 28.000 lebih kader lingkungan  dan 520 fasilitator lingkungan yang bertugas mendoromng dan memotivasi warga untuk sadar kebersi9han  dan dibanyak kelurahan telah memiliki Bank Sampah. Pemkot juga mendorong sekoolah dan kampus untuk berbasis ecoschool. Dijelaskan lebih lanjut bahwa Surabaya punya pusat daur ulang sampah di jambangan , yang mampu mengubah sampah menjadi energi listrik  yang diantaranya telah dijual ke PLN 2 megawatt perhari., dan ddiharapkan pada tahun 2019 sudah bisa mencapai 11 megawatt perhari, dan volume sampah sudah bisa ditekan sampai 20 persen.

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

Senin, 06 Maret 2017

Fenomena Baru di Kota Mojokerto BAYAR PAJAK PAKAI SAMPAH DAN BERHADIAH UMROH

Ada fenomena baru di Kota Mojokerto, dimana Pemerintah Kota Mo0jokerto, muilai tahun 2017 memiliki terobosan baru yaitu memberlakukan warganya untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dengan sampah lewat  Bank Sampah disetiap RT/RW, bahkan bukan hanya itu tetapi akan memperoleh kesempatan mengikuti undian berhadiah Umroh gratis.
Kebijakan tersebut dilatarbelakangi bahwa Kota Mojokerrto harus bersih sampah yaitu dengan cara memberdayakan warga dengan mendirikan Bank bank Sampah disetiap RT/RW untuk mengurangi volume sampah dan program 3 R (Reduce, REuse dan Recycle).
Oleh karena itu Pemerintah Kota Mojokerto lewat Badan Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan  Aset (BPPKA) mengadakan  sosialisasi Pajak2 Daerah kepada seluruh warga masyarakat lewat ketua RT/ RW se Kota dan para Pengurus Bank Sampah Cabang se Kota Mojokerto pada tgl. 28 Pebruari bertempat di Gedung Astoria, Jl. Empunala Mojokerto. adapun jenis2 pajak Daerah yang disosialisasikan  adalah meliputi : Pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan,  pajak parkir, pajak air tanah, pajak sarang burung walet, Pajak Bumi dan Bangunanan Perkotaan, BPHTB, dan pajak mineral bukan logam  dan batua.
Ada suatu hal yang baru yang menjadi kebijakan Pemerintah Kota Mojokerto bahwa untuk pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dilakukan lewat lembaga Bank Sampah ditingkat RT/RW dan kepada wajib pajak diikutkan dalam undian memperoleh hadiah Umroh Gratis bagi yang melakukan pembayaran sebelum 20 Juni 2017. Hal imni sudah menjadi kebijakan Walikota Mojokerto yang dalam hal ini ditangani oleh Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Asset selaku Organisasi Perangkat  Daerah terkait. (Bdm)

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

Senin, 20 Februari 2017

TIM MONITORING PKMBP TINJAU LOKASI KELURAHAN KAUMAN

Kelurahan Kauman Kec. Prajuritkulon Kota Mojokerto,  senin malam, 13 Pebruari 2017 menerima kunjungan Tim Monitoring PKMBP (Program Kota Mojokerto Berlingkungan Pendidikan), dibawah pimpinan langsung Walikota Mojokerto untuk meninjau secaraa langsung tentang program wajib belajar dan wajib jam belajar bagi semua pelajar antara jam 18.00 sampai 19.00.
Prinsip tugas PKMBP adalah  memantau aktifitas belajar anak2 didik pada jam jam belajar, dengan motto : Matikan TV, matikan HP, buka buku2 Pelajaran jam 18.00 - 19.00 waktunya jam wajkin belajar. Tumbuhkan kesadaran  belajar dan sebagaio- orang tua harus selalu mendampingi putra putrinya,  untuk belajar demi masa depan yang cerah (bdm).

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

 
back to top