Rabu, 09 Maret 2016

KAMPUNG MERBABU IKUTI LOMBA KAMPUNG BERSERI TINGKAT PROVINSI JAWA TIMUR



Untuk pertama kalinya RT.02/RW.II kampung Merbabu, Komplek Perumahan Kedundung Indah, Kelurahan Kedundung Kecamatan Magersari Kota Mojokerto (Jatim) dalam tahun 2016 ini mengikuti lomba kampung berseri tingkat Provinsi Jawa Timur yang diselenggarakan oleh Badan Lingkungan Hidup Pemprov Jatim, maju bersama dengan Kampung Balongrawe Dan Kampung Surodinawan Kec. Prajuritkulon Kota Mojokerto dan wilayah-wilayah lain di jawa timur.
            Penilaian fisik lapangan dilakukan pada tgl. 21  januari 2016. Bertempat di balai RT/RW setempat oleh tim evaluasi kampung berseri tingkat Provinsi Jawa Timur, yang terdiri dari 3 (tiga) orang dipimpin oleh Nyoman Gede. Sebelumnya tim telah menilai bidang administrasi dan kelembagaan.
            Perlu diketahui bahwa kampung berseri adalah kampung yang bersih, sehat, hijau dan lestari. Faktor-faktor utama yang dinilai oleh tim adalah meliputi 30 poin atau item, yakni pengadaan kebersihan atau penampungan sampah, pengelola lingkungan hidup pembinaan lingkungan hidup bagi aparat dan bagi warga maupun para kader, program pelestarian sumber daya alami yang melibatkan warga gotong-royong, pengelola sampah dengan penerapan 3 R (Reduce, Reuse Dan Recycle), Composting penghijauan dengan penataannya, penanaman/penataan TOGA, inovasi produk dll.
            Selanjutnya para pemenang lomba akan diumumkan menjelang peringatan hari lingkungan hidup sedunia pada bulan juni mendatang.
            Hadir menyambut tim lomba adalah Pejabat CH, Camat, Lurah, beserta Instansi terkait serta warga masyarakat setempat.

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

Jumat, 22 Januari 2016

MEMAHAMI ARTI SEBUAH MUSIBAH

Saat anda sedang dirundung malang, saat anda bersedih dan saat anda beduka karena tertimpa masalah, bukan hanya satu masalah saja, tapi bahkan muncul masalah bertubi – tubi maka ada baiknya anda introspeksi diri sebelum menyimpulkan bahwa semua yang terjadi ini adalah takdir Sang Illahi. Ya ada baiknya anda menengok ke belakang sebelum membuat keyakinan bahwa semua kesedihan, semua petaka dan semua yang menyakitkan itu adalah sebuah suratan takdir Tuhan yang harus dijalani. Jangan terlalu dini menyimpulan sebuah takdir dan jangan terlalu gegabah “menuduh” bahwa semua hal yang tejadi memang sudah kehendaknya.
Mengapa harus introspeksi diri?
Perlu diketahui bahwa introspeksi adalah sebuah upaya untuk mengetahui kesalahan diri saat dalam kondisi kesedihan dan kedukaan yang mendalam perlu dan harus introspeksi karena setidak – tidaknya seseorang akan mengingat – ingat, merenungkan dan pada akhirnya akan mengetahui apakah kepedihan atau kepahitan hidup yang menimpa kita itu benar – benar dari Allah SWT atau berasal dari kedzaliman orang lain atau bahkan sumbernya berasal dari kesalahan diri kita atau karena dosa- dosa kita sendiri.
Ada 3 kemungkinan dalam menyikapi musibah yaitu bisa jadi pertama itu sebagai cobaan, kedua bisa jadi sebagai peringatan, dan yang ketiga sebagai adzab dari Tuhan.
Perlu diresapi bahwa 3 (tiga) kemungkinan itu sangat terkait dengan apa yang sudah kita lakukan sebelumnya.
Kebanyaan dari manusia menganggap bahwa segala apa yang menyakitkan / menyedihkan itu adalah ujian atau cobaan. Anggapan itu adalah salah, karena terhadang ujian / cobaan itu bisa berupa kesenangan karena kelebihan harta, jabatan dll, dan belum tentu itu baik baginya bila tidak dapat mejalankan amanat yang dibebankan kepadanya.
Allah SWT berfirman dalam Al- Qur’an : “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan : “Kami telah beriman, sedang mereka tidak diuji lagi”(QS. Al – Ankabut 2) ”
Pengertian yang bisa diambil dalam ayat diatas adalah bahwa ketika seseorang sudah mengaku bahwa ia telah beriman maka pada saat itulah Allah pasti akan mengujinya Tujuan ujian disini adalah apakah seseorang itu benar – benar beriman sampai dalam hatinya atau hanya beriman dibibirya saja. Disinilah keimanan itu butuh pembuktian. Dan Allah ingin membuktikan keimanan itu lewat cobaan / ujian yang dia timpakan. Lewat ayat itu pula Allah sesunguhnya ingin menjelaskan bahwa ujian hanya diberikan kepada mereka – mereka yang beriman. Mari kita telusuri bahwa musibah yang menimpa pada diri kita itu sebagai ujian atau cobaan. Apakah anda sebelumnya pernah melakukan dosa kepada Alah atau kepada sesama manusia? Jika benar maka jangan menyebut musibah yang menimpa itu sebagai cobaan bisa jadi itu adalah sebuah peringatan atau adzab. Akan tetapi jika sebelumnya Anda termasuk orang yang khusyuk beibadah,sholat tak pernah telat, pasa pun tak pernah ketingalan, anda juga suka berdzikir dan suka berbuat baik terhadap sesama namun ok hidup anda selalu gagal, miskin, sengsara, maka kesedihan yang Anda jalani itu adalah sbuah ujian,jika tidak atau sebaliknya bisa jadi itu adalah peringatan atau yang lebih keras lagi adalah adzab.
Ketika anda merasakan itu ebuah peringatan maka segeralah ingat dan kembali kepada Alah apalagi kalau itu berupa adzab tentu ini lebih serius lagi kita harus bertaubat, beristigfar kepada Allah, bahkan taubat yang nasuha atas dosa – dosa yang telah kita perbuat. Dan bersyukurlah jika Anda diberi kesempatan untuk hidup, berarti Allah  masih sayang  kepada kita memberi kesempatan untuk hidup, guna memperbaiki diri.
Termasuk musibah yang dialami manusia termuya Rosulullah Muammad SAW sendiri manusia paling sempurna imannya nyatanya juga pernah mengalami penderitaan hidup, kesusahan yang cukup serius karena fitnah (kasus Aisyah ang difitnah selingkuh) dan bahkan selama perjalanan hidup Nabi selalu menghadapi persoalan – persoalan yang menyedihkan seperti kematian orang yang beliau sayangi secara berturut – turut (pamannya Abu Tholib dan istri tercintanya Khadijah). Di saat – saat mereka dibutuhkan Nabi ketika berjuang mempertahankan Islam meghadapi orang – orang kafir Quraisy yang kejam, sehingga sampai – sampai beliau dan para sahabat dan pengikutnya hijrah ke Madinah.
Beliau sebelumnya pernah dihina, direndahkan martabatnya oleh orang – orang kafir, pernah diboikot. Bahkan Nabi pernah dituduh sebagai penyihir, pendusta, orang gila, dan pernah menjadi target pembunuhan dll.

Kalau Nabi sebagai manusia termulya dan paling sempurna dalam keimanannya nyatanya juga mengalami penderitaan hidup,apalagi kita sebagai manusia biasa. Maka tak ada gunanya berduka terus menerus dan hidup dalam kesedihan. Kalau semua orang bisa bersedih semestinya kita bisa menganggap iu sebagai hal biasa. Semoga….   (H. Budiman S)


Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

GALAKKAN
KEGIATAN SENAM KEBUGARAN


Guna menjaga kebugaran tubuh untuk dapat berkiprah dalam berbagai aktifitas produktif di lingkungan masyarakat, maka KIM GAYARI Kel Kedundung, Kec Magersari melakukan senam bersama warga masyarakat Kelurahan Kedundung, Kec. Magersari yang diselenggarakan secara rutin setiap hari Sabtu satu minggu sekali. Dalam acara tersebut nampak dalam foto ibu – ibu semangat mengikuti senam bahkan ikut hadir dan mengikuti irama senam Babinsa dari Kepolisian yang dipantau pada hari Sabtu pagi pada tanggal 12 Desember 2015 yang baru lalu bertempat di halaman Kelurahan Kedundung, jl. Empu Nala. Mojokerto. Selain itu juga digalakkan senam bagi Lansia di wilayah Kedundung Indah. Disamping ibu –ibu para anggota KIM GAYATRI sendiri yang secara rutin diselenggarakan. (H. Budiman S)


Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

“LOMBA NASI KUNING”

Dalam rangka memeriahkan Hari Ibu 22 Desember 2015 KIM GAYATRI mengadakan lomba membuat Nasi Kuning yang diikuti oleh anggota KIM GAYATRI Kel. Kedundung, Kec. Magesari Kota Mojokerto, terdiri dari ibu – ibu warga Lingkungan Perumahan Kedundung Indah sebayak 40 (empat puluh) orang yang terbagi menjadi 4 (empat) kelompok mewakili RT masing – masing yang perkelompok 10 (sepuluh) orang.
Lomba yang diselenggarakan pada tanggal 24 Desember 2015 berlangsung satu hari mulai jam 09.00 – 12.00 bertempat di rumah ibu Fatimah (Sekretaris KIM GAYATRI) berlangsung cukup meriah, penuh ceria dan mendapat respon yang positif dari warga.
Ketua KIM GAYATRI, Ny Hj. Sri Marfiati Budiman dalam sambutan pembukaan menyampaikan bahwa maksud dan tujuan Lomba Nasi Kuning dimaksud adalah untuk membangkitkan semangat dan menggairahkan ibu-ibu dalam berkarya secara produktif, sekaligus mmberdayakan masyarakat dengan menggali dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
Setelah melalui penilaian 3 (tiga) Dewan Juri yang terdiri dari Ibu Elly, Ibu Indah dan Bapak H. Budiman sesuai dengan kriteria yang ditetapkan, maka diputuskan para pemenangnya sbb :
-          Juara I       : Kelompok 3 (RT 03/ RW II)
-          Juara II     : Kelompok 4 (RT 04/ RW II)
-          Juara III    : Kelompok 1 (RT 01/ RW II)
-          Juara IV    : Kelompok 2 (RT 02/ RW II)

Para pemenang memperoleh hadiah kejuaraan dan doorprice. Perlu diinformasikan selama menunggu penjurian bagi peserta diadakan cerdas cermat tentang informasi yang berkembang. (H. Budiman)







Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

MALAM TAHUN BARU,
 DIHIMBAU ORANG TUA
AWASI KEGIATAN ANAK


Bisa dipastikan bahwa tidak berbeda dengan tahun – tahun yang lalu, maka menjelang malam tahun 2016 diperkirakan akan lebih marak lagi dari tahun – tahun sebelumnya. Malam perayaan pergantian tahun sangat identik dengan pesta dan hura – hura. Berbagai kejahatan seperti minuman keras, narkoba, kebut – kebutan, tawuran, sampai dengan perilaku kemaksiatan seperti pergaulan bebas (free sex) akan mewarnai malam pergantian tahun ini.

Untuk itu orang tua dihimbau untuk tetap menjaga dan mengawasi aktifitas anak agar tidak larut dalam hingar bingar perayaan pergantian tahun baru dimaksud, dan agar dapat dicegah akses – akses negatif. Orang tua sesuai dengan kewajibannya harus peduli terhadap aktifitas anaknya. Tanpa pengawasan orang tua berbagai jenis keburukan akan menimpa anak – anak dan pada gilirannya akan merugikan masa depan anak. Sekjen Komnas Anak Samsul Ridwan mengungkapkan “Kami menghimbau orang tua jangan sampai lengah dan terus memantau aktifitas anak mereka, orang tua dihimbau agar tidak membiarkan anak – anak mereka larut dalam perayaan Tahun Baru tersebut”.



Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

Selasa, 01 Desember 2015

BE A CHAMPION



PEROLEH JUARA II
KIM GAYATRI BOYONG PIALA KEJUARAAN
Lolos dari babak penyisihan Lomba Cerdik Cermat Komunikatif (LCCK)Tingkat Kota Mojokerto dan masuk dalam 4 besar pada penilaian lomba administrasi pada 22 Nopember 2015 yang baru lalu. Selanjutnya KIM GAYATRI Kelurahan Kedundung Kecamatan Magersari Kota Mojokerto mengikuti grand final yang diselenggarakan pada hari Senin, 30 Nopember 2015 kemarin oleh Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Kota Mojokerto.
4 (empat) peserta yang masuk dan mengikuti acara grand final tersebut adalah : KIM SUARA KRANGGAN, KIM GAYUH WARTO (PRAJURIT KULON), KIM CARAKA (BALONGSARI), KIM GAYATRI (KEDUNDUNG).
Penilaian lomba meliputi : kemampuan presentasi produk yang ditunjang oleh web-site / Blonya masing – masing, cerdik cermat, dan fragmen. Bertindak sebagai juri adalah 2 (dua) orang dari Pembina KIM JATIM dan 1 (satu)orang dari Pembina KIM Kota Mojokerto.
Upacara pembukaan yang rencananya diresmikan pada pukul 09.00 molor lebih dari 2 jam sehingga sempat meresahkan para undangan dan peserta, bahkan ada sebagian peserta yang pulang. Lomba dibuka oleh Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Propinsi Jawa Timur yang pada sambutannya menyampaikan bahwa tujuan lomba ini adalah bagian dari Pembinaan KIM serta Pemberdayaannya di tengah – tengah masyarakat dalam rangka penyebaran informasi dan pengelolaannya.
Setelah melalui proses tahap lomba, yang terdiri dari 4 (empat) tahap dan dilakukan penjurian, maka diputuskan oleh Dewan Juri, juara – juaranya sebagai berikut :
-          JUARA I                 : KIM CARAKA – BALONGSARI
-          JUARA II               : KIM GAYATRI – KEDUNDUNG
-          JUARA III              : KIM GAYUH WARTA - PRAJURIT KULON 
-          JUARA IV              : KIM SWARA KRANGGAN – KRANGGAN

Berikut kami lampirkan foto kegiatan LCCK lainnya






            (-Budiman S-)



Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

GAYATRI’S GARDEN DAN HERBALS



KIM GAYATRI
LAUNCHING GAYATRI’S GARDEN DAN HERBALS

I.                    LATAR BELAKANG
Dengan ini penelitian dan pengembangan tanaman obat baik didalam maupun diluar negeri terus berkembang pesat. Penelitian yang ditekankan pada segi farmakologi maupun fitokimianya berdasarkan indikasi tumbuhan / tanaman obat yang telah digunakan oleh masyarakat dengan khasiat yang teruji secara empiris. Hasil penelitian tersebut tentunya lebih memantapkan para pengguna tanaman obat (TOGA) akan khasiat maupun manfaatnya. Terlebih lagi uji toksikologi juga telah banyak dilakukan oleh para peneliti untuk mengetahui keamanan tanaman obat yang sering digunakan untuk pemakaian jangka panjang.
Sementara itu perkembangan pemakaian obat – obat herbal di masyarakat pada dewasa ini menunjukkan trend semakin berkembang. Pemerintahpun dalam hal ini Departemen Kesehatan juga mendukung pengobatan tradisional yang berkembang di Indonesia terutama untuk mengantisipasi harga obat yang mahal. Untuk itu telah terbit Surat Keputusan Menteri Kesehatan tentang pembentukan Sentra Pengembangan dan Penerapan Pengobatan Tradisional (Sentra P3T) yang pada awalnya terdapat 12 Sentra P3T di 12 Propinsi. Dan hari peringatan Hari Kesehatan Nasional sejak tahun 1998 telah mengambil tema : “Kembali ke alam, manfaatkan Obat Asli Indonesia.

II.                  MENGAPA HARUS KEMBALI KE HERBAL?
Setidak – tidaknya ada beberapa alas an :
a.       Obat herbal tidak menimbulkan efek samping.
-          Obat herbal berasal dari tumbuhan dan pengobatan dilakukan secara alami, tradisional tanpa campuran bahan kimia atau sintetik karena itu obat herbal tidak memiliki efek samping.
b.      Obat herbal tidak mengandung racun, sedangkan obat kimia dalam jangka waktu lama bisa berubah menjadi racun bagi tubuh.
c.       Obat herbal mudah diproduksi
Pengolahan obat herbal tidak membutuhkan alat dan teknologi modern cukup dengan direbus, ditumbuk atau dicampur sesame bahan herbal dengan komposisi tertentu.
d.      Obat herbal menghilangkan sumber penyakit.
e.       Obat herbal lebih murah dan lebih mudah diperoleh.
Berangkat dari hal – hal tersebut diatas maka KIM GAYATRI’S me-launching kebun tanaman herbal dengan penyediaan bibit – bibitnya yang mudah diperoleh.
-       Beberapa koleksi tanaman herbal yang ada pada Gayatri’s Garden adalah sbb :
1.      Bibit tanaman Insulin





2.      Kumis kucing

 












3.     Sambung nyawa



4.      Daun kelor


5.      Daun katu



6.      Daun saraf


7.      Daun Ngokilo


8.      Daun Jinten


9.      Bayam merah



10.  Daun Wungu


11.  Daun pecut kuda



12.  Daun Pegagan / Ginko Biloba

13. SAMBILOTO



14. KEMANGI 

-          Bibit – bibit tanaman herbal tersebut dijual dengan harga antara Rp 5.000,- s/d Rp 15.000,- dengan menghubungi SMS 081330194745 (Gayatri’s Garden & Herbal)
             (-Budiman S-)

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

 
back to top