Jumat, 20 Mei 2016

DINAS KESEHATAN KOTA RENCANAKAN KAMPANYE KELUARGA SEHAT

Hari rabu 11 mei yang baru lalu  Dinas Kesehatan Kota Mojokerto mengundang para Ketua RW diwilayah Kecamatan Magersari Kota Mojokerto dalam suatu forum pertemuan yang dilangsungkan di Gedung Dharma Wanita Kota Mojokerto. Peertemuan ini merupakan pertemuan pertama dan akan dilanjutkan dengan pertemuann berikutnya yaitu dengan para Ketua RW diwilayah Kecamatan Prajuruitkulon. Acara pertemuan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Mojokerto yang diwakili oleh Sekretaris DKK yakni dr. ESTI HERAWATI. Dalam sambutannya dr. Esti menyampaikan dua hal pokok pertama mengenai informasi tentang apa dan bagaimana Keluarga Sehat dan Kota Sehat itu dan yang kedua mengenai  Kampanye Keluarga Sehat untuk menuju Desa / kelurahan Sehat. Kecamatan Sehat dan Khususnya Mojokerto Kota Sehat.
Khusus untuk pelaksanaan kegiatan kampanye Keluarga sehat akan diadakan bersamaan dengan peringatan Hari Jadi Pemeruintah Kota Mojokerto ke 98 Tahun 2016, yaitu pada tanggal 28 Mei 2016 diikuti oleh 178 peserta beregu dari seluruh RW se Kota Mojokerto. Kampanye dilakukan dalam bentuk gerak jalan beregu (masing masing regu terdiri minimal 10 orang) dengan membawa thema2 keluarga sehat yang terrdiri dari 15 indikator dengan kriteria penilaian kekompakan performance dan ketepatan materi.

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

SOSIALISASI PELAYANAN PRIMA AKTE KELAHIRAN DAN AKTE KEMATIAN


Walikota Mojokerto, Masud Yunus hari selas malam, 15 Maret kemarin membuka acara sosialisasi kependudukan tahun 2016, bertempat di aula kantor Kecamatan Magersari dihadapan para Ketua RW sewilayah Kecamatan Magersari Kota Mojokerto. Sebagai leading sektor sosialisasi ini adalah Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Mojokerto yang untuk kali ini mengambil tema Pelayanan Prima Akte Kelahiran dan Akte Kematian. Pada sambutan pengarahannya Walikota menyampaikan pentingnya arti Akte Kelahiran dan Akte Kematian, karena hal ini sangat berkaitan erat dengan bidang bidang yang lain seperti pengurusan KK, KTP, Pendidikan dan lain lain. Sedangkan Akte Kematian banyak terkait dengan kewarisan dan kependudukan yang lain, dan juga terkait hak pilih dalam Pemilihan Umum. Oleh karena itu kepemilikan akte ini sangat penting dan perlu disosialisasikan secara luas kepada masyarakat lewat bapak bapak RW. Sementara itu Ikromul Yasa Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil menyampaikan laporan tentang pelaksanaan teknis pelayanan prima  dilapangan yang meliputi 18 Kelurahan di dua Kecamatan di Kota Mojokerto, yang kemudian dilanjutkan dengan penjelasan teknis tentang proses dan tatacara secara kronologis  pengurusan dua akte tersebut yang disampaikan oleh Acim Dartacim, Kepala Bidang yang bersangkutan (Bdm)

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

TIM ADIPURA 2016 MULAI MELAKUKAN PENILAIAN DI MOJOKERTO


Lomba Kebersihan untuk meraih kota terbersih memperebutkan piala Adipura tahun 2016 mulai digelar. Dan untuk giliran kota Mojokerto berlangsung pada tanggal 16 Maret kemarin. Dalam penyelenggaraan dan kriteria tahun 2016 ini berbeda dengan tahun tahun sebelumnya. Kementrian Lingkungan Hidup sebagai leading sektor telah mengeluarkan beberapa ketentuan dan kriteria yang penilaiannya lebih kompleks. Pemerintah harus mengaitkan beberapa kriteria yang menyangkut aspek aspek sosial, ekonomi dan pemberdayaan masyarakat. Intinya bukan hanya lewat kebersihan dan penghijauan saja, tetapi harus dibarengi dengan aspek pengelolaan iklim yang baik seperti pencemaran udara, air dan tanah. Selain itu katagori piala Adipura saat ini dititik beratkan pada penilaian kota yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi melalui  trade, tourism and investmen yang berbasis pengelolaan lingkungan hidup. Disamping itu Daerah harus memfokuskan diri pada apa yang menjadi kekuatan unik dimasing masing daerahnya. Daerah harus menemukan PDB , yaitu Potitioning, Differentiation and Branding.Potitioningnya harus tajam dan mengarah pada differensiasi daerah itu dan cocok dengan segmen yang disasar. Beberapa lokasi yang dipantau dan ditinjau di kota Mojokerto antara lain tempat tempat layanan umum seperti Pasar, terminal, pusat pusat keramaian, aloon aloon, TPS, TPSTerpadu, TPA dan Bank Sampah dan lain lain (Bdm).

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

Senin, 16 Mei 2016

PERESMIAN PENGGUNAAN KANTOR BANK SAMPAH INDUK KOTA MOJOKERTO


Untuk lebih mendayagunakan dan lebih memaksimalkan fungsi dan peran Bank sampah didalam ikut serta berkontribusi dalam penanganan penanggulangan sampah serta mengkoordinasikan penanganan sampah di Bank bank sampah wilayah, maka Bank Sampah Induk Kota Mojokerto boleh merasa lega dan bangga karena telah memperoleh tempat sebagai kantor sekaligus tempat beroperasinya Bank sampah induk yang selama ini belum memiliki kantor tetap. Dan tepatnya pada tanggal 12 Maret 2016 Bank Sampah Induk menempati kantor barunya di kompleks TPA Randegan Kecamatan Magersari Kota Mojokerto yang sebelumnya menempati kantor sementara di Jl. Galunggung di Perumahan Kedundung Indah. Direktur Bank Sampah Induk, Riani, SH dengan didampingi oleh Pengurus merasa senang dan puas dan berterima kasih kepada Kepala DKP atas perkenannya meminjami salah satu ruangan yang bisa digunakan Bank Sampah. Riani berjanji bersama Pengurus Bank Sampah Induk untuk bekerja membantu baik Kepala KLH maupun Kepala DKP didalam menangani persampahan dan lingkungan hidup. Acara peresmian ditandai dengan syukuran dan ramah tamah, dihadiri oleh segenap Pengurus dan undangan (Bdm).

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

Rabu, 06 April 2016

MENENGOK KEBERADAAN TELECENTER ' PALAPA ' SEBAGAI SALAH SATU LEMBAGA LAYANAN INFORMASI PUBLIK




Barangkali bagi orang awam atau mayarakat umumnya banyak yang belum paham tentang apa dan bagaimana Telecenter PALAPA itu. Istilah itu masih terasa asing ditelinga masyarakat umum, tetapi bagi yang sudah "melek" informasi dan mengenal teknologi informasi hal itu menjadi tidak asing lagi.
Telecenter PALAPA adalah salah satu lembaga layanan publik yang dimliki oleh Pemerintah Kota Mojokerto Cq. Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) yang diperuntukkan bagi masyarakat umumnya. khususnya masyarakat Kota Mojokerto, walaupun cukup disayangkan lokasi markas telecenter ini  jauh dipinggiran kota, didalam kompleks terminal KERTAJAYA yang lal;u lintasnya amat ramai dan padat,  bahkan berbatasan dengan wilayah Kabupaten Mojokerto. Kemudian dinamakan PALAPA konon hal itu terkait dengan Mojokerto dalam kaitan sejarah Kerajaan Mojopahit dengan sumpah Mahapatih Gajahmada dengan sumpahnya yang terkenal Sumpah Amukti Palapa.

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

Selasa, 05 April 2016

DIALOG INTERAKTIF WALIKOTA DENGAN TOKOH MASYARAKAT MAGERSARI

Walikota Mojokerto, Drs. H. Masud Yunus pada selasa malam , 29 Maret 2016 kemarin mengundang tokoh masyarakat Kecaamatan Magersari yang diwakili oleh Ketua RT/RW dari  tiga kelurahan  yaitu
kelurahan Kedundung, Kelurahan Meri dan Gunung Gedangan dalam suatu pertemuan interaktif yang berlangsung di Pendopo Graha Praja Wijaya. Dalam forum dialog tersebut Walikota telah memaparkan secara panjang lebar tentang program Pemkot Mojokerto tahun 2016 terutama yang terkait dengan urusan wajib Pemerintah yaitu menyangkut Pelayanan Dasar, yaitu pendidikan, kesehatan dan kemiskinan. Pada kesempataan tersebut Walikota Masud Yunus  telah menetapkan Tahun 2016 sebagai Tahun Pelayanan dan Tahun Infra struktur dan mewujudkan program dengan apa yang disebuit sebagai " Panca Sukses ". Selanjutnya mengenai Panca Sukses itu sendiri Walikota secara gamblang menjelaskan secara rinci sebagai berikut :

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

Kamis, 31 Maret 2016

BANK SAMPAH INDUK KOTA MOJOKERTO TERBENTUK USAI PELATIHAN PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA



Kantor Lingkungan Hidup Kota Mojokerto sebagai SKPD dan leading Sektor penanganan lingkungan hidup, dalam rangka mempersiapkan penilaian Adipura tahun 2016 pada hari selasa sampai kamis, 8 sampai 10 Maret yang lalu selama tiga hari telah mengadakan pelatihan Pengelolaan sampah rumah tangga bagi kader lingkungan hidup dan para Direktur Bank Sampah Wilayah sekota Mojokerto, yang diikuti sebanyak 30 orang. Materi yang diberikan dalam pelatihan tersebut adalah pembuatan kerajinan daur ulang dari plastik bekas dan koran bekas oleh Ny. Riris Riyanto dan Wahyu bhakti , keduanya para motivator lingkungan  dari Surabaya, serta materi Pembentukan Bank Sampah Induk Kota.

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

Rabu, 30 Maret 2016

PERFORMA PEMANDANGAN JANTUNG KOTA MOJOKERTO

Taman Lansia, salah satu sudut Aloon aloon kota Mojokerto    

Aloon aloon kota Mojokerto sebagaI paru paru dan jantung kota

   
                             Car freeday, minggu pagi di Benteng Pancasila

Tempat arena bermain untuk keluarga di kompleks Benteng Pancasila
 

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

 
back to top