Senin, 28 Agustus 2017

UNIK & MENARIK, PERAYAAN HARI KEMERDEKAAN RI DITEMPAT SAMPAH


Sungguh unik dan menarik apabila tidak boleh dikatakan sebagai gila. Sungguh ini benar benar gila, betapa tidak  ? Bisa dibayangkan ditempat sampah  ada banyak keramaian ? Yang hadlir membludak terutama ibu ibu dan para kader lingkungan/kebersihan.
 Barangkali baru pertama kali terjadi di Indonesia peringatan HUT Kemerdekaan RI ditempat sampah. Dimana dan siapa saja mereka ........?
Mereka adalah para pengabdi sekaligus kader  lingkungan yang tergabung dalam komunitas Bank Sampah di Kota Mojokerto yang berjumlah raturan orang yang " tumplek bleg" di kompleks TPA Randegan  wilayah Kecamatan Magersari Kota Mojokerto.  Acara 17 an yang begitu meriah dihadiri oleh Kepala DLH setempart Amin Wahid  disertai dengan beberapa stafnya dan para anggotas Bank Sampah yang sebagian besar adalah ibu ibu. Maka tak heran ketika ratusan ibu ibu para Pengurus dan Anggota Bank Sampah dari RT/RWsewilayah Kota Mojokerto itu betah berlama lama menggelar berbagai  lomba ditempat ini mulai dari lomba makan krupuk, memasukkan pensil dalam botol, lomba joged pakai daster dan lomba tradisionil lainnya. Dari panitia menyediakan sebanyak 72 macam hadiah lomba.

Kondisi TPA   
Amin Wachid Kepala DLH yang waktu itu hadir dan diwawancarai para wartawan menjelaskan bahwa TPA Randegan adalah Tempat Pembuangan Akhir Sampah di Kota Mojokerto yang kondisinya tertata apik, indah, nyaman  dan teduh jauh dari kesan kumuh dan  bau sampah, kondisinya bersih dan asri layaknya tempat wisata bermain, karena Pemkot Mojokerto dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup telah menyulap TPA ini menjadi begitu cantik dan menarik. Disamping memang fungsi sebagai pembuangan akhir sampah namun ditata sedemikian rupa sehingga juga berfungsi sebagai sarana edukasi dan wisata lingkungan. Amin Wahid juga menjelaskan bahwa rtujuan lomba di TPA ini adalah untuk mengakrabkan para kader Lingkungan dan Pengelola Lingkungan /Bank Sampah.
(Budiman)


Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

Jumat, 25 Agustus 2017

PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT SAATNYA DITERAPKAN DAN DIBUDAYAKAN


Perilaku hidup bersih dan sehat kini bukan hanya menjadi slogan saja tetapi sudah mulai diterapkan dan dibudayakan diseluruh lapisan masyarakart khususnya warga kota Mojokerto. Hal  ini bukan hanya sebagai  suatu seremonial saja tetapi sudah merupakan suatu gerakan masyarakat secara terpadu dan terintegrasi yang didukung oleh semua elemen masyarakat dan Pemerintah Kota melalui OPD terkait. Kegiatan yang terprogram secara terpadu dan terintergrasi telah dikoordinasikan secara integral dan dilaksanakan secara kompak dan penuh kebersamaan. Adapun salah satu contoh kegiatan rutin Waliklota Mojokerto yang secara rutin setiap hari Jumat pagi ialah kegiatan kunjungan turun ke rumah rumah warga dalam bentuk  program Pemberantasan Sarang  Nyamuk (PSN) secara terintegratif dengan program KASIH SETIA (Kampung Bersih Sehat Teduh Indah dan Aman) serta program Cuci Rumah Warga.

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

Kamis, 24 Agustus 2017

ANGKA KEMISKINAN TURUN 1 PERSEN JAJARAN PEMKOT TERUS BERINOVASI UNTUK TINGKATKAN PELAYANAN


Sesuai dengan tema peringatan Hari jadi Pemkot Mojokerto tahuin 2017 yaitu Ayo Berkreasi , berinovasi dan berprestasi, hal ini cukup menarik dan memberikan inspirasi dan motivasi bagi masyarakat guna menumbuhkan semangat berkompetisi menuju kota Mojokerto kedepan  yang lebih baik. berbagai inovasi kegiatan dan layanan yang dilakukan telah menghasilkan prestasi yang ditunjukkan dan perolehan beberapa penghargaan Tingkat Nasional dari Pemerintah Pusat./

Walikota Mojokerto Mas'ud Yunus dalam upacara bendera  yang diikuti oleh seluruh Pimpinan  OPD dan seluruh jajarannya menyampaikan bahwa setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) harus berdisiplin, bersemangat dalam bekerja mengabdi kepada bangsa, negara dan masyarakat , " Kami akan terus mengembangkan pelayanan  yang lebih baik kepada masyarakat, karena hal tersebut adalah kewajiban Pemerintah. Kota Mojokerto mulai menggeliat maju terrlihat dari berbagai program pro rakyat seperti pendidikan, kesehatan, perekonomian dan lain lain  sehingga mampu meningkatkan kualitas SDM masyarakat. Selanjutnya ia menyebutkan bahwa  kemiskinan  menjadi salah satu persoalan pokok di kota Mojokerto, namun  saat ini tahun 2017 angka kemiskinan turun  1 % karena fungsi ekonomi dikuatkan seperti  akses pemberian modal dimudahkan, manajemen UKM hingga pemasaran terus didukung  oleh OPD terkait.
(Budiman)

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

Rabu, 23 Agustus 2017

LATAR BELAKANG SEMAKIN MENINGKATNYA PEREDARAN NARKOBA


Peredaran Narkoba di Indonesia pada dewasa ini  semakin hari tidak semakin menurun tetapi semakin meningkat dan menyerang semua lapisan masyarakat. Indonesia menjadi pasar yang empuk bagi para bandar dan pengedar Narkoba Internasional . Kondisinya sudah pada tingkat yang menghawatirkan, Pemerintah telah mencetuskan bahwa Indonesia adalah darurat  Narkoba. Tentunya ini tidak main main dan perlu perhatian dan kewaspadaan yang tinggi bagi semua lapisan   masyarakat dan warga bangsa sebab kalau tidak generasi muda  bangsa Indonesia kedepan akan hancur. Oleh karena itu ada baiknya penulis menyampaikan pentingnya setiap warga masyarakat peduli terhadap kondisi ini.

Latar Belakang

1. Disinyalir bahwa  gembong Narkotika yang berada dalam Lapas masih mengendfalikan bisnis narkotika.
2. Tidak ada wilayah diseluruh Indonesia yang terbebas dari penyalahgunaan Narkotika sampai ke kota kecil dan desa desa
3. Akses rehabilitasi terhadap pengguna Narkotika tidak berjalan maksimal pertahun rata rata 18.000 yang direhabilitasi dan kecenderungan terus bertambah/meningkat
4. Variasi dan modus operandi peredaran Narkotika selalu berubah ubah
5. Munculnya 35 zat psikoaktif baru.
6. Penegak hukum lebih suka menghukum dengan hukuman penjara pengguna narkoba daripada merehabilitasi

Berdasarkan latar belakang yang dikemukakan diatas maka diperluikan langkah langkah yang lebih efektif  dari seluruh komponen bangsa untuk mengatasinya, karena dengan Narkoba akan menghancurkan sendi sendi Ketahanan Bangsa yang meliputi  bidang Sosial budaya, ekonomi, politik, Hankam dan pada gilirannya akan menghancurkan ideologi bangsa.
(Budiman/Dikutip dari sumber BNN)

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

Selasa, 22 Agustus 2017

Penghargaan PAKARTI UTAMA II Tingkat Nasional diraih Posyandu RAPI Wates



 Tahun 2017  ini Kota Mojokerto  kembali berprestasi dan memperoleh penghargaan berupa PAKARTI UTAMA II Tingkat Nasional, yaitu suatu penghargaan bagi pemenang terbaik Lomba Posyandu Tingkat Nasional. yang kali ini diraih oleh Posyandu Raung Merapi (disingkat Posyandu RAPI) wilayah Kelurahan Wates Kecamatan Magersari Kota Mojkokerto. Adaopun penyerahan trop[hy penghargaan diserahkan oleh Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat, dr. Erni Guntarti Tjahyo Kumolo dan diterim oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto , Ny. Hj. Siti Amsah Mas'ud Yunus di halaman Gedung Sumpah Pemuuda kota Bandar Lampung. Kategori yang sama diterima juga kota Bandung Jawa Barat dan kota Samarinda Kalimantan Timur.


Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

Senin, 21 Agustus 2017

RESEPSI KENEGARAAN 17 AGUSTUS TAHUN 2017, KOTA MOJOKERTO BORONG PENGHARGAAN


Tahun 2017 ini benar benar merupakan tahun keberuntungan bagi Pemerintah Kota dan warga masyarakat Kota  Mojokerto. Betapa tidak menggembirakan  khususnya bagi Walikota Mojokerto Mas'ud Yunus  merasa bangga dan bersyukur dimana secara beruntun telah meraih prestasi daerah dengan memperoleh 5 (lima) penghargaan Tingkat Nasional menyongsong peringatan 17 Agustus ke 72/2017 ini., yaitu :

1. Penghargaan Pakarti Utama IITingkat Nasional yaitu pemenang terbaik Posyandu  Tingkat Nasional tahun 2017.

2. Penghargaan Manggala Karya Kencana , yaitu Tanda Kehormatan Bidang Ketahanan  Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga  (KKBPK).

3. Penghargaan Kota Layak Anak  Kategori Pratama Tahun 2017

4. Penghargaan Percepatan Cakupan Cakupan Pemberian Akta Kelahiran dan

5. Penghargaan Adipura tahun 2017

Walikota Mojokerto pada acara tasyakuran dan Resepsi Peringatan Hari Proklamasi 17 Agustus ke 72 Tahun 2017 bertempat di GOR Seni Mojopahit  17 Agustus kemarin  yyang dihadiri oleh Forpimda,  segenap Pimpinan OPD, Pimpinan Organisasi dan Tokoh Masyarakat,  Pendidikan, Agama dan Adat, para tokoh RT/RW serta undangan lainnya  menyampaikan informasi tersebut yang disambuit dengan penuh antusias, keceriaan dan kegembiraan. Mas'ud Yunus dalam sambutannya mengasjak kepada warga masyarakat agar merefleksikan diri memaknai dan sekaligus meneladani perjuangan panjang bangsa Indonesia merebut dan mempertahankan serta mengisi kemerdekaan dengan segala bentuk pengorbanan yang dilakukan oleh para pendahulu kita.
Lebih lanjut Walikota menyampaikan terima kasih atas partisipasi dan kerjasama yang baik dari seluruh lapisan masyarakat sehingga terwujud prestasi dan penghargaan ini. Kedepan ddiharapkan akan meningkat lebih baik lagi menuju dan mewujudkan Kota Mojokerto sebagai Kota Service City.
Perlun disampaikan bahwa sebelum Resepsi Kenegaraan pada pagi harinya dilangsung Upara Bendera Detik Detik Prokklamasi Kemerdekaan RI dengan irup Walikota Mojokerto Mas'ud Yunus bertempat din GOR A. Yani Mojokerto yang berlangsung tertib dan khidmad.
(Budiman)

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

Jumat, 18 Agustus 2017

BEBERAPA CATATAN MENGAPA KOTA MOJOKERTO MENJADI KOTA LAYAK ANAK


Beberapa waktu yang lalu Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak memberikan penghargaan kepada Walikota Mojokerto bahwa Kota Mojokerto menjadi Kota Layak Anak tahun 2017  untuk katagori Pratama.
Tentu banyak alasan yang bisa dikemukakan kembali dengan maksud untuk mengetahui lebih jelas dan bisa meningkatkan yang lebih baIk dimasa yang akan datang minimal untuk mempertahankan Kondisi yang ada.

Sebagai catatan, beberapa sarana prasarana yang menunjang dan mendukung program peduli anak di kota Mojokerto adalah :

 1. Sudah memiliki Peraturan Daerah tentang Kota Layak Anak yaitu Perda No. 4 Tahun 2017, ditunjang dengan kepedulian yang tinggi dari Pimpinan Daerah dan segenap stakeholders.
2. Program Pendidikan Gratis ditingkat SD dan SLTP
3. Program peningkatan Sarana Angkutan Gratis  bagi Anak Sekolah berupa pengadaan Bus Sekolah dimana sebelumnya kendaraan Angkutan Kota.
4. Dibangunnya taman taman dan  sarana bermain anak anak diberbagai tempat yang layak untuk dipergunakan dan dinikmatii anak anak.
5Kecukupan gizi untuk anak anak.
6. Tersedianya dan terjaminnya perlindungan hukum bagi anak anak baik dari aparat Kepolisian maupun Kejaksaan
7. Penciptaan situasi yang kondusif  bagi Kota Mojokerto yang layak Anak hal ini direalisasikan dengan Instruksi Walikota Mojokerto kepada para Pimpinan Organisasi Pemerintah Daerah agar membuat program program yang berorientasi kepada layanan yang baik kepada anak.
(Budiman)

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

Rabu, 16 Agustus 2017

HADAPI PILKADA SERENTAK BAKESBANG ADAKAN DIALOG DENGAN ORMAS


Sebagaimana diberitakan bahwa Pilkada serentak akan
dilangsungkanpada tahun 2018. Pemerintah Kota Mojokerto berharap  agar Ormas dan LSM dapat menunjukkan peran sertanya  yang nyata dalam menjaga situasi daerah yang kondusif , meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dengan mengedepankan etika dan berbudaya politik yang santun dengan mengutamakan terciptanya suasana aman , tertib dan damai di kota Mojokerto  Hal tersebut disampaikan oleh Anang Fahrurrozi Kepala Bakesbangpol Kota Mojokerto pada acara dialog dengan segenap pengurus Ormas dan LSM  di Gedung PKK Kota Mojokerto, Jl. Hayam Wuruk 50 hari kamis yang lalu. yang dihadiri oleh 100 orang peserta berasal; dari Ormas, LSM, Yayasan Pendidikan/Sosial, Pondok Pesantren dan Karang TGaruna se Kota Mojokerto.

Dalam acara tersebut menghadirkan narasumber dari Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur Drs. Sunarto yang menyajikan materi " Sumbangsih Ormas dan LSM didalam mendukung peningkatan partisipasi politik masyarakat untuk kesuksesan  Pilkada Serentak  bulan Juli 2018. Kemudian diundang juga pemateri lain dari  Polres kota Mojokerto Setyo Agus Widodo dengan judul/tema  Kamtibmas dalam Pilkada serentak tahun 2018. Kemudian juga pemateri / narasumber dari Kodim 0815 Mayoor Inf  Nuryakin Kasdim 0815 dengan materi " Peran Ormas dan LSM dalam melestarikan Pwersatuan dan Kesatuan Bangsa.
(Budiman)

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

 
back to top