Rabu, 20 September 2017

IBU LURAH DAN FASILITATOR LINGKUNGAN IKUTI PELATIHAN PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA TAHUN 2017


Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto hari Selasa kemarin (19/9) mengadakan pelatihan Managemen / pengelolaan Sampah Rumah Tangga bagi para Isteri Lurah dan kader Fasilitator Bank Sampah se Kota Mojokerto, dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang. Materi yang disampaikan meliputi Manajemen/Pengelolaan Sampah Rumah Tangga (teori dan Praktek)  oleh Riani, SH Direktur Bank Sampah Induk Kota Mojokerto serta Pelatihan membuat Gaun/busana Fashion dari sampah (Daur Ulang)

Amin Wahid, S.Sos, MSi sel;aku Kepala DLH yang hadir pada acara pembukaan menyampaikan pidato dan harapan agar Ibu 2 Luran dan Kader khuusnya dan peserta pada umumnya dapat menjadi pelopor dalam pengelolaan sampah rumah tangga./ Selain itu diharapkan dapat berkoordinasi dan sinergi dengan Bank Sampah yang ada diwilayahnya dalam hal ini di RT dan RW masing masing. Program utamanya dalam pengelolaan samp[ah adalah 3 R (Reduce, Reuse dan Recycle.Acara berlangsung selama 3 hari yakni mulai Selasa, Rabu dan Sabtu 21 September yang akan datang. (Bdm)

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

PARA JAWARA DI PEKAN KIM IX / 2017 DI PASURUAN


PASURUAN. Berbagai lomba dan festival telah diselenggarakan guna memeriahkan Pekan KIM ke IX / 2017 di Pandaan Pasuruan dan tekah memunculkan beberapa jawara. Berikuit para jawaranya dari daerah daerah Kabupaten/Kota swebagai berikut :

1. Lomba Cerdik Cermat Komunikatif (LCCK), diselenggarakan pada tanggal 11 September 2017 telah bertarung para duta dutadari setiap Bakorwil secara ketat. Juri telah memutuskan, Juara I KIM MOJO dari Kotab Surabaya, Juara IIKIM Citra Taruna Kenanga dari kota Madiun, Juara III KIM TRETES dari Kabupaten Pasuruan.

2. Lomba Blog diselenggarakan pada tanggal 15 September 2017. Diikuti 46 KIM se Jawa Timur. Panitia menetapkan  10 besar Blog yang dipresentasikabn dihadapan Dewan Juri pada 15 September 2017. Setelah melalui penjurian on line kemudian pengamatan langsung dan presentasi peserta, Dewan Juri memuruskan  para jawaranya adalah sebagai berikut : Juara I Kim Sendang Potro Kab. Bojionegoro, Juara II KIM Dweru Maju Kab. Bojonegoro serta juaran III KIM Bahari Sukolilo dari kota Surabaya.

3. Festival Pertunjukan Rakyat (Pertura) dilaksanakan 4 malam berturut turut mulai 12 sampai 15 September 2017. Dari hasil penilaian Dewan Juri memutuskan' Juara I Grup Ngrito Larasa dari Kab. Tuban, Juara II Grup Candra Kirana Kab.Nganjuk,  dan Juara IIIGrupOmah Panji dari Kota Kediri.

4. Juara stand pameran terbaik I tingkat Provinsi diraih stand BNN Prov. Jatim, Stand Kab/Kota Terbaik diraih Kabupaten Pasuruan, Tingkat BUMN/BUMD diraih oleh stand Kopi Kapiten. Sedangkan Pemandu Stand Terrbaik Tingkat Kab/Kota diraih oleh Didik Jatmiko dari Kab. Bojonegoro sedang tingkat Provinsi diraih oleh  Aris Pratikno BNNP Jatim. Sedangkan p[emandu stand terbaik  BUMN/BUMD diraih oleh M. Fajar Sidiq dari Taman Safari Prigen Pasuruan. (Bdm)

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

MENENGOK KEGIATAN PEKAN KIM IX / 2017 DI PASURUAN



Beberapa aktifitas selama penyelenggaraan Pekan KIM se Jawa Timur yang digelar di Taman Candra Wilwatikta Pandaan mulai 12 sampai 16 September 2017 setelah upara pembukaan yang secara resmi dibuka oleh Gus Ipul Wakil Gubernur Jawa Timur  telah digelar beberapa event, yaitu :

1. Pameran Produk yang diikuti  oleh KIM se Jawa Timur dan beberapa OPD / Dinas Instansi dilingkungan Pemprov Jatim dan Pemkab serta Pemkot Pasuruan disamping dari Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur sendiri. Pameran ini diikuti sebanyak 100 peserta berlangsung mulai  12 sampai 16 September 2017 pada ssiang dan malam hari.

2. Kegiatan Sarasehan KIM se Jatim dilaksanakan pada hari Rabu 13 September 2017 dimulai pukul 09.00 sampai selesai bertempat digedung Candra wilwatikta Pandaan dengan peserta dari KIM  masing masing 2 (dua) orang dan  satu Pembina Kim se Jawa Timur, Perwakilan dari Dinas / Badan serta Institusi yang terkait dengan pembinaan KIM. Acara sarasehan membahas thema pokok yaitu Issu kontermporer tentang KIM serta merumuskan permasalahan sekaligus pemecahannya.


3. Kegiatan Workshop dilaksanakan pada hari Kasmis 14 September 2017 mulai pukul 09.00 sampai selesai bertempat di aula Candra Wilwatikta Pandaan, dengan peserta masyarakat Kabupaten Pasuruan dan KIM/Telecenter . Bentuk kegiatannya memberikan pelatihan pemanfaatan teknologi informasi kepada anfggota masyarakat, agar bisa memberikan nilai tambah pada hasil produk KIM dan masyarakat.

4. Lomba Blog
Dilkuti oleh KIM se Jatim sebanyak 46 peserta dimana masuing masing Kabupaten/Kotya mengirimkan 2 peserta. Penilaian dilakukan oleh Dewan Juri  sejak 12 Agustus hingga 12 September 2017. Penilaian meliputi Muatan informasi dan intensitas updatenya, tempilan dan tata letak blog, kemudahan dan kecepatan mengakses informasi dan jumlah kunjungan. Dewan juri terdiri dari Relawan RTik,. Praktisi teknologi, Informasi dan komunikasi serta Dinas Kominfo sendiri.
(Bdm)

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

Selasa, 19 September 2017

PEKAN KIM IX / 2017 JATIM DIGELAR DI KABUPATEN PASURUAN


PASURUAN. Bumi Pasuruan khususnya Pandaan digemparkan dengan adanya event besar berupa penyelenggaraan Pekan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) ke IX Tahun 2017 se Jawa Timur yang berlangsung di Taman Candra wilwatikta Pandaan Kabupaten Pasuruan , yang pembukaannya berlangsung pada hari Selasa siang (12/9). Pekan Kim se Jatim ini akan digelar selama 5 hari dari rtanggal 12 hingga 16 Septembert 2017. Adapun thema yang diambil adalah : " Revitalisasi Peran Kim sebagai media Jurnalisme warga Menuju Masyarakat Informatif."

Diresmikan oleh Wakil Gubernur

Wakil Gubernur Syaifullah Yusuf yang hadir mewakuili Gubernur Jawa Timur telah membuka secara resmi pagelaran tersebut, seraya menyampaikan sambutan terima kasih dan menyampaikan penghargaan kepada Dinas Kominfo Jawa Tuimur yang berhasil menggelar acara semeriah ini dan lebih khusus dihadiri oleh para Kepala Dinas Kominfo se Indonesia. Syaifullah yang dikenal dengan Gus Ipul juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada segenap peserta Pekan Kim Sejawa Timur ini atas partisipasinya. Gus Ipul juga menyampaikan arti pentingnya informasi  diabad ini. Selanjutnya dikemukakan bahwa arus informasi global  yang saat ini terjadi tidak mengenal batas wilayah negara. Masyarakat dengan mudah dan cepat dapat mengakses informasi apa saja yang dibutuhkan ataun bahkan yang tidak dibutuhkan. Informasi sudah menjadi kebutuhan hidup sehari hari terutama bagi masyarakat perkotaan.

Dasar pelaksanaan

Penyelenggaraan Pekan KIM ini didasari oleh Undang Undang 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Keputusan Gubernurm Jawa Timur  Nomor 188/98/Kpts/013/2012 tentang Tim Pembina Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Provinsi Jawa Timur.
Maksud dan tujuan

1. Secara umum bertujuan untuk pembelakaran dan pengenalan bagi masyarakat umum yang untuk selanjutnya sebagai sarana untuk  penyebaran informasi hasil hasil pembangunan sekaligus  sebagai sarana komunikasi , peningkatan peran serta peningkatan kualitas SDM anggota KIM dalam ikut serta mensejahterakan masyarakat Jawa Timur.
2. Guna meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat melalui ketersediaan informasi terkini.
3. Menggelorakan dan menggairahkan masyarakatdalam usaha peningkatan perekonomian pedwesaan.
3. Secara khusus menjadikan agen informasi disemua lini usaha yang berbasis teknologi informasi serta bekerja sama dengan Telecenter diwilayah masing masing.

Peninjauan ke stand pameran
Selesai upacara pembukaan dilanjutkan dengan peninjauan Wakil Gubernur beserta rombongan keliling  stand pameran produk KIM se Jawa Timur, dan Kabupatgen Pasuruan produk UKM serta Dinas Instansi Tingkat Provinsi Jawa Timur yang jumlah peserta keseluruhan mencapai 100 stand pameran.  Acara dilanjut dengan acara pada keesokan harinya sampai berakhir penutupan nanti pada 16 September 2017.

Peserta dari Kota Mojokerto

Peserta Pekan Kim dari Kota Mojokerto tidak mau ketinggalan dan ikut hadir dalam event besar tersebut, Sebanyak 18 KIM sekota Mojokerto dan satu  Lembaga Forum KIM Kota Mojokerto hadir ke Taman Candra Wilwatuikta Pandaan. Hadir secara khusus sebagai peserta Lomba Blog se Jatim dari kota Mojokerto diwakili oleh dua KIM yaitu KIM Gayatri dan KIM Suara Kranggan.
(Bdm)


Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

Senin, 18 September 2017

GOW PELANGI NUSANTARA MASUK TERBAIK KELIMA


Gabungan organisasi wanita (GOW) tidak mau ketinggalan pula masuk pada nominasi Sepuluh (10) besar terbaik. Event bergengsi yang rutin digelar oleh Pemerintah kota Mojokerto bersamaan dengan perayaan hari raya Idul Adha ini memberikan inspirasi bagi masyarakat Kota mojokerto dari berbagai komunitas.  Selain  kalangan Organisasi Pemerintah daerah (OPD), sekolah  tim penggerak PKK dan juga berbagai komunitas anak-anak muda dan organisasi wanita ikut andil didalamnya,  Contohnya GOW.
Para pegiat organisasi wanita ini masih meluangkan waktunya untuk membuat suatu karya seni  dan kreasi gerak serta ide kreasi busana menjadi terunik yang merupakan persyaratan dari kompetisi ini. “ walau bukan tujuan utama meraih juara atau masuk nominasi 10 besar hal yang membanggakan”  Kata Elly Joenani, S.Sops,MM sekretaris GOW yang ditemuai reporter palapa  pada event lain. karya yel-yel terbaik dan busana terunik urutan kelima ini menjadi energy tersendiri bagi tim yang ditunjuk menjadi wakil dari lembaganya.  
Menurut Elly, GOW bisa dikatakan kumpulan para wanita super sibuk.  Selain ngurusi organisasinya, sang perempuan ini iha ngurusi  dapur  dan tentunya kegiatan dalam rumah tangga.   Mengikuti pesta gizi dan bakar sate semata karena ikut memeriahkan Hari Raya Idul Kurban yang syarat dengan prinsip keikhklasan.  Melalui sembelih hewan qurban hingga dibuat sate dan menu makanan yang bergizi.

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

Senin, 11 September 2017

PWRI BENTUK RUKUN KEMATIAN UNTUK ANGGOTANYA


Sebagai organisasi kemasyarakatan yang menghimpun para lansia pensiunan dari Pegawasi Negeri Sipil PWRI (singkatan dari Persatuan Wredatama Republik Indonesia
 dalam programnya yang antara lain untuk pembuinaan kedalam telah membentuk Rukum Kematian yang bertujuan untuk memenuhi sebagian kebutuhan dasar bagi anggota dan keluarganya.
Bagi kedluarga yang ditinggalkan PWRI Kota Mojokerto menghimpun dana kematian dari anggota sendiri lewat organisasi diawal masuk mendaftar menjadi anggota.

Semenjak tahun 2015 PWRI Kota telah membentuk sub lembaga yaitu Rukun Kematian PWRI . Di tahun 2015 setiap anggota dikenakan Rp. 20.000,- / pertahun dan bisa diklain ketika anggota meninggal dan mendapatkan Rp. 400.000,- Tatacara  pengajuan klain sangat mudah dengan menunjukkan kartu anggota Rukun Kematian melalui Ranting, kemudian Ranting memberitahun Cabang selanjutnya Cabang mencairkan kepada keluargas anggota yang meninggal.

Kemudian semenjak tahun 2016 iuran dinaikkan menjadi Rp. 50.000,- pertahun dan klain yang didapatkan sejumlah Rp. 700.000,-

Manajemen Keuangan Rukun Kematian

Dana iuran kematian  anggota PWRI atau istrinya dipungut dan dibayarkan oleh anggota yayasan Rukun Kematian melalui Pengurus Ranting/Anak Ranting. Setiap anggota yang terdaftar dibukukan oleh Pengurus Ranting/Anak Ranting , sedangkan dana disetor ke Cabang kemudian untuk pengambilan/klaim dana rukun kematian dengan menunjukkan  Kartu Rukun Kematian. Dana yang terhimpun diamankan dalam Rekening rukum kematian sebagai dana abadi (Hanya untuk kematian saja). (Budiman)

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

MELIHAT FENOMENA DAN AKTIFITAS LANSIA

Mengamati aktifitas dan kehidupan para lansia bagi penulis adalah sesuatu yang menarik. Ada dorongan tersendiri ikarena pertama, bahwa penulis tergolong   lansia. Kedua bahwa semua orang pada saatnya nanti akan menjadi lansia, tidak mungkin akan muda terus. Karena itu tentu ada alasan yang bisa diterima karena  ada pengalaman yang berharga yang bisa diambil  dan  akan sangat  berguna nanti ketika sudah berusia lanjut. Berbagai macam karakter lansia bisa kita lihat dan saksikan dalam aktifitas kehidupan mereka.

Fenomena Lansia 


Ada beberapa macam kelompok lansia menurut pengamatan pribadi penulis diantaranya dari sisi motivasi, yaitu pertama,  kelompok yang menghendaki kesenangan saja tidak mau menerima bahwa dirinya sudah pensiun. Kedua, Kelompok lansia yang berangsur angsur meninggalkan kesenangan menuju kegiatan spiritual dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ketiga kelompok lansia yang tidak peduli yang menerima dan menjalani hidup apa adanya tanpa ada perubahan apa apa.
Sebagai manusia yang sudah berusia lanjut mereka telah memiliki pengalaman hidup baik pahit maupun manis telah dijalaninya . Mereka sudah memiliki kebajikan, kearifan dan pengalaman yang bisa diteladani oleh generasi mendatang. Kemudian seiring dengan kemajuan iptek telah memicu timbulnya berbagai perubahan dalam masyarakat yang berdampak pada peningkatan angka harapan hidup. Salah satu indikator keberhasilan pembangunan adalah semakin meningkatnya usia harapan hidup bagi penduduk. Dengan meningkatnya usia harapan hidup, menyebabkan jumlah  lansia terus meningkat dari tahun ketahun. Namun juga tidak bisa diingkari bahwa proses penuaan  akan berdampak pada timbulnya persoalan persoalan sosial, ekonomi dan kesehatan. Hal itu terjadi secara alamiah karena telah berkurabngnya akses terhadap kebutuhan dan kesempatan yang tersedia sebaai hasil  kemajuan dan pembangunan

Yang seringkali muncul bersamaan dengan itu adalah adanya persoalan hak azasidari kelompok usia lanjut yang bermasalah. Dalam hal ini adalah mereka yang kurang atau tidak mendapat perhatian dari keluarganya. ada juga lansia yang terlantar (LT). Sudah barang tentu hal ini kedepan harus mendapat perhatian karena bukan tidak mungkin permasalahannya akan semakin kompleks karena kondisi perekonmian yang cenderung kurang baik, naiknya kebutuhan hidup dengan naiknya barang barang. Sementara pendapatan  tetap  tidak  ada kenaikan.


Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

Jumat, 08 September 2017

DOA UNTUK WARGA MUSLIM ROHINGYA, 700 siswa MI Ikut Sholat ghaib & Mendoakan


Doa adalah salah satu cara umat Islam untuk membanrtu saudaranya  yang sedang mengalami masalah dan cobaan. sebagaimana ramai diberitakan akhir akhir ini bahwa warga muslim Rohingya di Rakhine Myanmar tengah menghadapi tekanan dan penderitaan berupa aksi kekerasan militer oleh rezim yang berkuasa di Myanmar, Menurut laporan jumlah pengungsi Rohingya yang menyeberang dari Myanmar ke Bangladesh melonjak. menurut PBB dengan lebih dari 35.000 kedatasngan baru diidentifikasi dalam 24 jam terakhir. Disebutkan menurut laporan itu hingga saat ini sudah lebih  dari 123.000 warga Rohingya telah meninggalkan lokasi kekerasan di Rakhine Myanmar sejak 25 Afgustus.   Oleh karena itun seluruh umat Islam Indonesia dianjurkan untuk mendoakan masyarakat muslim Rohingya agar terbebas dari penderitaannya.

Harapan juga disampaikan Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin agar para jamaah haji Indonesia yang saat ini ada di tanah suci juga mendoakan yang sama. Demikian juga mendoakan agar pemerintah Myanmar diberi kesadaran untuk lebih mengedepankan sisi kemamnusiaan karena hakekatnya pemerintah Myanmar punya kewajiban  untuk melindungi harkat dan martabat kemanusiaan masyarakatnya, termasuk warga Rohingya.

Majelis Ulama Indonesia menyerukan untuk menjaga kondusivitas. Terjadinya krisis kemanusiaan di Myanmartelah telah mengetuk sejumlah pihak  untuk menggelar aksi solidaritas.

Aksi sholat ghaib

Sebagai rasa solidaritas,  pada hari Selasa pagi kemarin (5/9) sedikitnya 700 siswa MI Nurul Huda 2 Kelurahan Surodinawan Kec Prajuritkulon  Kota Mojokerto menggelar aksi sholat ghaib bagi arwah etnis Rohingya yang menjadi korban kekerasan di Rajhine Myanmar.
(Budiman)

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

 
back to top