Kawasan Ijen adalah sebuah kawasan perumahan dilingkungan Kelurahan Wates Kecamatan Magersari Kota Mojokerto. Tepatnya adalah kawasan ini berupa jalan Ijen yang membelah kawasan Kelurahan wates/Perumnas Wates sebelah utara dan selatan. awalnya sekitar tahun tujuh puluhan kawasan ini sangat sepi dan gelap berupa sawah sedangkan Jalan ijen adalah sebuah jalan kecilyang menghubungkan dari Jalan bypass wilayah Kabupaten Mojokerto menuju kota Mojokerto. Kemudian sekitar tahun1977/1978 dibangun Perumahan oleh Perum Perumnas berupa type RS/RSS. selama 10 tahun sampai 20 tahun kawasan ini merambat dan berkembang menjadi sebuah kawasan PKL, pedagang kuwe dan makanan /kuliner dan hingga kini tahun 2018 sesudah berjalan selama 40 tahun telah menjadi kawasan salah satu kaswasan bisnis kuliner yang ramai dikunjungi dari berbagai kalangan untuk menikmati kuliner. Namun tidak semua para pebisnis kuliner tersebut berasal dari Kota Mojokerto sendiri melainkan pada pedagang berasal dari luar kota Mojokerto. Pada saat ini kawasan ini sepanjang hari mulai pagi buta sampai pagi lagi tidak pernah sepi dari geliat kuliner. Beberapa makanan khas yang ditampilkan adalah mulai harga terendah berbagai kuwe dan jajan pasar, berbagai minuman tradisionil hingga kemasan sampai makanan dari kelasbawah hingga menengah (bersambung)
Rabu, 11 April 2018
Selasa, 10 April 2018
TARGET PERLUASAN ANGKUTAN SEKOLAH GRATIS
MOJOKERTO KOTA-Program angkutan sekolah gratis yang telah berjalan sejak
tiga tahun lalu,belum mengjangkau seluruh kelurahan yang ada.Dari 18
kelurahan,pemkot baru memfasilitasi 14 kelurahan dengan angkutan umum
masal."Dari 18 kelurahan masih terlayani 14 rute lagi.Saat ini,kita
mengajukan dan berharap mendapat tambahan lagi dari pemerintah (pusat)
untuk memberikan armada angkutan sekolah gratis"cetus Wali Kota
Mojokerto Mas'ud Yunus.Menurutnya untuk menjangkau seluruh rute masih
memerlukan tambahan enam armada lagi."Kebutuhan kita keseluruhan 25
armada.Sementara saat ini kita masih punya 19 armada.Jadi kurang 6
armada lagi"hitungnya.Ditanya apakah dengan plafon tersebut maka kota
Mojokerto bisa bebas siswa bermotor?Wali Kota mengiyakan.Armada tersebut
tidak secara langsung bisa mencover seluruh kebutuhan siswa.Setidaknya
2019 kebutuhan tercukupi armada yakni 25 unit
terpenuhi."pungkasnya.Sementara itu,Kepala Dinas Perhubungan (Dishub)
Kota Mojokerto,Gaguk Tri Prasetyo,menjawab soal penambahan armada
angkutan sekolah gratis mengaku sepakat."Kebutuhan kita 25 armada dan
saat ini masih 19 armada.Artinya masih kurang 6 armada.Targetnya 2019
kebutuhan tercukupi karena kita sudah mengajukan penambahan ke Kemenhub
RI."Mudah-mudahan direlalisasi"katanya.Untuk kebutuhan angkutan sekolah
gratis ini sebenarnya pemkot baru memiliki sekitar 5 armada.Terdiri dari
dua bus bantuan Kemenhub dan tiga mobil station wagon jenis Grand
Max.Selebihnya adalah kemitraan pemkot dengan pemilik armada angkutan
kecil.Satu dayung terlampaui untuk program angkutan gratis dan
mempertahankan armada mati suri ini.(Dikutip Radar Mojokerto 9 April
2018).
Jumat, 06 April 2018
PEMKOT KAMPANYEKAN BUDAYA MEMBACA
Pemerintah Kota Mojokerto lewat Dinas Perpustakaan Umum dan Arsipsaat
ini sedang gencar melaksanakan kampanye kepada masyarakat disemua
lapisan guna membudayakan senang membaca. Program tersebut diwijudkan
dalam beberapa bentuk kegiatan seperti : Perpuistakaan dengan mobil
keliling, Perpustkaan Terbuka Hijau, Perpustakaan Sekolah dan
Perpustakaan Desa Kelurahan diseluruh wilayah. Kota Mojokeerto yang
terdiri dari 3 Kecamatan 18 Kelurahan tersebut.
Disamp[ing itu
Dinas juga memnuyelenggarakan agenda rutin yang digelar setiap tahun
sebagai b agian dari inovasi program Gemar Membaca yang telah
diselenggarakan selama 3 hari kemarin (mulai 20 sampai dengan 22 Maret )
yaitu : pertama, Lomba Menggambar dan mewarnai untuk anak TK yang
diikuti sebanyak 500 orang anak TK dan RA seluruh wulayah Kota
Mojiokerto. Kedua, Lomba story telling khusus bagi anak SD dengan
peserta 53 orangdan ketiga, Lomba Karya Tulis Ilmiah khusus bagi anak
SMP/MTS dengan peserta 6 orang.dimana untuk persyaratan lomba lomba
tersebut diatas harus mengambil referensi buku2 dari Perpustakaan
Dinas.Adapun tema pokok adalah Melestarikan Budaya Membaca. Dengan harapan bahwa masyarakat warga kota dapat memiliki kecintaan akan ilmu dengan menyukai membaca.KELURAHAN WATES RAIH DUA PENGHARGAAN NASIONAL

Kelurahan Wates Kecamatan Magersari Kota Mojokerto meraih penghargaan Nasional dari BP POM RI setelah masuk dalam peringkat 3 besar Nasional berupa Penghargaan Desa Pangan Aman tahun 2018 setelah lolos dalam penilaian Tim verifikasi dari BP POM RI yang dilaksanakan beberapa waktu sebelumnya.
Piagam penghargaan setelah diterima Walikota Mojokerto kemuidian diserahkan kepada Lurah Wates bersamaan dengan dilangsungkan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) terintegratif dan Jumat Berseri yang dihadiri ratusan warga dan kader di lingkungan Panderman wilayah Kelurahan Wates Kecamatan Magersari pada Jumat (16/3)
Walikota Mojokerto Ma'ud Yunus dalam amanat dan sambutannya menyatakan merasa sangat bangga dan mengapresiasi atas kegiatan dan prestasi yang diraih oleh para kader/motivator. Walikota juga menyampaikan saluit kepada Kelurahan Wates karena dalam waktu satu tahun ini telah meraih 2 penghargasan sekaligus yaitu sebelumnya Kelurahan Wates telah meraih predikat Posyandu Terbaik Tingkat Nasional.Sebuah karya dan kerja keras yang membuahkan hasil. Untuk itu perlu dipertahankan, ujar Walikota yang kiyai itu.
(Budiman Sudijono)
Kamis, 05 April 2018
PROGRAM PTSL TELAH BERJALAN, RIBUAN SERTIFIKAT TELAH DISERAHKAN WARGA
Program pensertipikatan tanah secara gratis yang dulu dikenal dengan Prona, Proyek Nasional Agraria kini telah dilanjutkan dengan nama baru Program Pendaftaran Tanah Sistimatis Lengkap (PTSL).Program yang menyentuh kepentingan rakyat ini dilakukan secara gratis.
Di Kota Mojokerto program ini telah berjalan sejak tahun 2017 yang lalu dan sampai dengan tahun 2018 program ini masih berjalan. Tahun kemarin telah dibagikan 2.600 sertifikat tanah wargasecara gratis. Sebelumnya Walikota Mojokerto, Mas'ud unus telah melaunching program ini dengan tujuan pokok untuk memberikan layanan pensertipikatan tanah secara mudah, cepat, sederhana dan murah dalam kerangka percepatan Kota mojokerto sebagai Kota lengkap. Menurut Kepala BPN Kota Mojokerto Henny Kartikawaty salahsatu program inovasi yang dilaunching tahun ini dikota Mojokerto adalah Program Epuldadis . Bentuk aplikasi berbasis teknologi ini sangat sesuai dengan trend saat ini.Epuldadis merupakan satu satunya program yang dilaksanakan dikota Mojokerto untuk memberikan kemudahan layanan bagi masyarakat karena sangat praktis dan bisa didownload lewat aplikasi Android. Program inovasi lainnya dari Kantor BPN Kota Mojokerto adalah program IP4T yaitu Inventarisasi Penguasaan , Pemilikan, Penggunaan dan Pemanfaatan Tanah dimana program ini banyak meklibatkan keikutsertaan warga masyarakat.
Secara resmi Epuldadis telah dilaunching oleh Walikota Mojokerto Mas'ud Yunus bertempat di Kelurahan Gunung Gedangan beberapa waktu yang lalu. Dan pada kesempatan tersebut Walikota menyerahkan 150 sertipikat kepada warga Gunung Gedangan di Kec. Magersari, dimana sebelumnya juga telah dibagikan sertipikat gratis kepada warga Kelurahan Blooto sebanyak 245 sertipikat.
Walikota menyambut dengan gembira dapat menyerahkan sertipikat ini dan mengharap kepada warga agar dapat memanfaatkan sebaik baiknya. Kalau menginginkan modal dapat meminja ke BPRS dengan menjaminkan sertipikat tanpa bunga.
Walikota menyambut dengan gembira dapat menyerahkan sertipikat ini dan mengharap kepada warga agar dapat memanfaatkan sebaik baiknya. Kalau menginginkan modal dapat meminja ke BPRS dengan menjaminkan sertipikat tanpa bunga.
(Budiman Sudijono)
Rabu, 04 April 2018
DINKES KOTA LAKUKAN SOSIALISASI KELUARGA SEHAT
Dinkes Kota Mojokerto lewat UPT Puskesmas Kedundung pada hari kamis (29/3) mengundang tokoh masyarakat /RW sewilayah Kelurahan Kedundung dam Kelurahan MeriKecamatan Magersari Kota Mojokerto untuk diberikan sosialisasi tentang program Keluarga Sehat. Sosialisasi tersebut dilakukan bersamaan dengan Rapat/Pertemuan Lintas Sektor dalam rangka mendukung Program Indonesia Sehat.
Hadir sekaligus menjadi narasumber adalah Kepala UPT Puskesmas Kedundung, drg. Eni Suryawati yang pada garis besarnya menyampaikan halhal sebagai berikut :
1. Bahwa jumlah sasaran yang akan disurvey di dua kelurahan terwsebut adalah 6.000 KK lebih.
2. Puskesmas saat ini bukan hanya melayani di kilinik Puskesmas saja tetapi sudah melayani keluar dengan mengunjungi langsung keluarga dari rumah kerumah diwilayah kerjanya.
3. Tujuan pendekatan keluarga adalah untuk meningkatkan akses pelayanan komprehensif meliputi pelayanan promotif dan preventif serta pelayanan kuratif dan rehabilitasi dasar.
4. Mendukung standar pelayanan minimal (SPM) termasuk pelaksanaan JKN dalam rangka tercapainya Program Indonesia Sehat.
Pada kesempatan tersebut Dan Ramil Kec. Magersari yang hadir bersama Kapolsek Kec, Magersari dan Kepala KUA menyampaikan sambutan bahwa Muspika mendukung kegiatan ini dan siap mengamankan dilapangan.
(Budiman Sudijono)
Selasa, 03 April 2018
DISKOMINFO LAKUKAN PEMBINAAN TERHADAP KIM
Guna meningkatkan aktifitas organisasi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) kota Mojokerto, maka Diskominfo Kota Mojokerto memngadakan acara pembinaan pada tgl 27 Maret 2018 terhadap pengelola Kim se Kota Mojokerto dimana diundang hadir 63 orang, dimana dari masing masing KIM hadir 3 orang.
Acara dibuka oleh Kepala Diskominfo Kota Mojokerto Drs. Soehartono yang pada kata sambutannya menyampaikan antara lain tentang perkembangan teknologi yang begitu pesat dan tak terbendung perlu dicermati dan diantiipasi oleh kita semua, terutama melalui berbagai layanan Media Sosial. Demikian juga bagi pengelola Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) perlu dapat mengimbangi dan menyesuaikan dengan perkembangan teknologi informasi sehingga tidak ketinggalan.
Pada kesempatan tersebut Diskominfo menghadirkan dua orang narasumber,yaitu : Kepala BNN Kota Mojokerto, AKBP Suharsi, MSI yang menyampaikan tentang informasi aktual tentang Narkoba dikota Mojokerto. Sedangkan narasumber kedua adalah Ketua Forum KIM Kota Mojokerto, Drs. H. Budiman Sudijono yang menyampaikan materi Aktualisasi Peran Kim sebagai agen informasi. Diharapkan agar KIM dapat berperan aktif dalam pengelolaan informasi secara baik dan benar.
(Budiman Sudijono)
BAKESBANGPOL ADAKAN DISEMINASI UNDANG UNDANG PEMILU
Bertempat digedung PKK Kota Mojokerto di Jl. Hayamwuruk 50 kota Mojokerto hari Senin (26/3) Bakesbangpol Kota Mojokerto mengadakan kegiatan Diseminasi Undang Undang Pemilu dan PIL;KADA Tahun 2018 dengan mengundang tokoh masyarakat sewilayah Kecamatan Magersari yang terdiri dari para tokoh masyarakat, Ketua2 RW, Acara dibuka oleh Kabakesbangpol Anang Fahrurrozie dan menyampaikan sambutan bahwa acara ini digelar untuk bisa memberikan sosialisasi kepada seluruh warga kota tentang rencana pelaksanaan Pemilu dan Pilkada serentak pada tahun2018.
Dalam acara tersebut Bakesbang menampilkan 2 orang narasumber yaitu Kepala Bagian Hukum Setda Kota Mojokerto Puji Hardjono, SH yang menyampaikan materi Undang Undang Nomor 10 tahuin 2016 tentang Pemilu, dan sebagai narasumber kedua yakni Ketua KPU yang berhalangan hadir dan digantikan oleh Kabakesbang sendiri dengan materi berjudul Pilkada serentak khususnya pelaksanaan di Kota Mojokerto pada tahun 2018 ini. Seusai penyampaian materi dilanjutkan dengan acara dialog/tanya jawab.
(Budiman Sudijono)












