Rabu, 25 April 2018

KPUD KOTA ADAKAN PAGELARAN SENI BUDAYA MENYONGSONG pEMILU SERENTAK TAHUN 2019


Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Mojokerto hari Sabtu  malam kemarin (21/04)  mengundang seluruh Pimpinan Organisasi  Politik dan Kemasyarakatan, para tokoh masyarakat, para Ketua RW dan undangan dari elemen masyarakat lainnya dengan mengambil tempat di depan GOR Ahmad Yani Mojokerto mengadakan Pagelaran Seni Budaya Menyongsong satu tahun Pemilu Serentak Tahun 2019. Acara ini digelar menindak lanjuti surat dari Ketua KPU Pusat Nomor 115/PP.08-SD/06/KPU/II2018 tanggal 5 Februari 2018 perihal yang sama.
Thema yang diambil adalah "Melalui Pagelaran Seni Budaya  Membangun Pemilih Berdaulat Guna menyukseskan  Pemilu Serentak 2019 - Pemilih Berdaulat Negara Kuat. "

Memberikan sambutan Ketua KPUD Kota Mojokerto, Saiful Amin sedangkan Walikota Mojokerto yang berhalangan hadir diwakili oleh Administrasi Umum dan Pembangunan Soebambihanto. Acara dimeraihkan dengan berbagai kesenian  tradisionil seperti tari2an, Reyog, bantengan  dan lain lain
(Budiman Sudijono)

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

Selasa, 24 April 2018

Daur Ulang Koran












Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

ANEKA KUE KERING





Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

RUBY HARTOYO BUKA PELATIHAN HANDYCRAFT DARI BAHAN KULIT SEPATU DAN KORAN



Upaya Pemerintah Kota Mojokerto untuk mensejahterakan masyarakatnya, sebagai salah satu misi dan visi Kota Mojokerto sebagai Kota Service City yang maju, cerdas, sehat, sejahtera dan bermoral, melalui Dinas  Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto telah dilaksanakan Pelatihan Handycraft dari bahan limbah kulit sepatu dan koran, kepada para IKM Handycraft yang ada di wilayah Kota Mojokerto. Ruby Hartoyo, S.Sos, MM Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto dalam sambutan pengarahannya pada acara Pembukaan Pelatihan yang didampingi para Kabid dan Narasumber, mengatakan bahwa Kota Mojokerto yang kecil kotanya tidak punya sumber daya alam untuk itu kita harus meningkatkan sumber daya manusia agar kita tetap hidup dengan layak, dengan adanya pelatihan-pelatihan yang telah diberikan, dapat meningkatkan pengetahuan dalam mengelola usahanya. Diharapkan para peserta dapat mengembangkan diservikasi produk industri kecil handycraffdan pengembangan pemasaran hasil produk agar dapat diminati masyarakat luas baik lokal, nasional bahkan internasional dan akan dapat membuka lapangan kerja baru, dapat memotivasi para IKM agar menjadi Pelaku Usaha yang tangguh dan sukses serta mempunyai daya saing yang tinggi dalam negeri maupun luar negeri. Seiring dengan kemajuan teknologi industri dan tuntutan selera kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat terutama dari segi kualitas maupun kuantitas produk industri kecil menengah dalam menghadapi peperangan produk sejenis dari daerah lain, untuk itu teknologi produk yang bisa ditransfer oleh industri kecil dan menengah. Ruby berharap masyarakat dapat memilah-milah sampah seperti halnya sampah yang ada di TPA Randegan, disamping dapat dimanfaatkan limbahnya juga karena bersih dan indahnya TPA Randegan, sehingga dapat dimanfaatkan anak-anak sekolah untuk tempat out bond bahkan ada yang dipakai untuk Pra Wedding. Sampah yang sudah di pilah-pilah di Bank Sampah yang telah dikelola masyarakat limbahnya dapat dimanfaatkan sebagai assesories, terutama limbah dari bekas kulit sepatu dan bahan dari koran. Sebagaimana yang telah dicanangkan oleh Walikota Program bayar Pajak pakai sampah dan berhadiah Umroh, disamping itu dari penjual sempat dapat meningkatkan ekonomi bahkan dari pilah-pilah sampah dapat mencegah penyakit.

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

Jumat, 20 April 2018

PESTA RAKYAT, MOJOKERTO CITY EXPO 2018 DIGELAR


Pemerintah Kota Mojokerto dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan memnjelang peringatan seabad Kota Mojokerto menggelar event besar berupa Pesta Rakyat, Mojokerto city Expo 2018 pada 13 hingga 22 April 2018 dengan mengambil lokasi di Lapangan Raden Wijaya Jl. Surodinawan Kecamatan Prajuritkulon. Upacara pembukaan dilakukan pada hari Jumat dsekaligus peresmian oleh Walikotab Mojokerto dimana hadir juga para Kepala Dinas, Pimpinan Daerah , tokoh masyarakat dan undangan lainnya. Jumlah peserta thun ini mencapai 96 stand terdiri dari para pelaku UMKM, IKM Kuliner, Furniture, aneka Busana hingga property. 

Rubi Hartoyo Kepala disperindag kOTA  selaku penyelenggara menjelaskan bahwa digelarnya pesta rakyat berupa expo secara sengaja digratiskan dengan maksud memberi kesempatan seluas luasnya kepada masyarakat warga Kota untuk berbelanja secara murah dan sekaligus menikmati hiburan. Sementara itu Walikota Mojokerto, Mas'ud Yunus dalam sambutyannya meneeyampaikan bahwa guna mewujudkan service city ditengah tengah persaingan global ini  diperlukan keunggulan produk dan jasa. Dan Walikota mengharapkan akhuir pameran ini dapat tercapai target transaksi mencapai 3 milyar.
(Budiman Sudijono)

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

Rabu, 11 April 2018

MELIHAT GELIAT KULINER DI KAWASAN IJEN


Kawasan Ijen adalah sebuah kawasan perumahan  dilingkungan Kelurahan Wates Kecamatan Magersari Kota Mojokerto. Tepatnya adalah kawasan ini berupa jalan Ijen yang membelah kawasan Kelurahan wates/Perumnas Wates sebelah utara dan selatan. awalnya sekitar tahun tujuh puluhan kawasan ini  sangat sepi dan gelap berupa sawah sedangkan Jalan ijen adalah sebuah jalan kecilyang menghubungkan dari Jalan bypass wilayah Kabupaten Mojokerto menuju kota Mojokerto. Kemudian sekitar tahun1977/1978 dibangun Perumahan oleh Perum Perumnas  berupa type RS/RSS. selama 10 tahun sampai 20 tahun kawasan ini merambat dan berkembang menjadi sebuah kawasan PKL, pedagang kuwe dan makanan /kuliner dan hingga kini tahun 2018 sesudah berjalan selama 40 tahun telah menjadi kawasan salah satu kaswasan bisnis kuliner yang ramai dikunjungi dari berbagai kalangan untuk menikmati kuliner.  Namun tidak semua para pebisnis kuliner tersebut berasal dari Kota Mojokerto sendiri melainkan pada pedagang berasal dari luar kota Mojokerto. Pada saat ini kawasan ini sepanjang hari mulai pagi buta sampai pagi lagi tidak pernah sepi dari geliat kuliner. Beberapa makanan khas yang ditampilkan adalah mulai harga terendah berbagai kuwe dan  jajan pasar, berbagai minuman tradisionil hingga kemasan sampai makanan dari kelasbawah hingga menengah  (bersambung)

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

Selasa, 10 April 2018

TARGET PERLUASAN ANGKUTAN SEKOLAH GRATIS


MOJOKERTO KOTA-Program angkutan sekolah gratis yang telah berjalan sejak tiga tahun lalu,belum mengjangkau seluruh kelurahan yang ada.Dari 18 kelurahan,pemkot baru memfasilitasi 14 kelurahan dengan angkutan umum masal."Dari 18 kelurahan masih terlayani 14 rute lagi.Saat ini,kita mengajukan dan berharap mendapat tambahan lagi dari pemerintah (pusat) untuk memberikan armada angkutan sekolah gratis"cetus Wali Kota Mojokerto Mas'ud Yunus.Menurutnya untuk menjangkau seluruh rute masih memerlukan tambahan enam armada lagi."Kebutuhan kita keseluruhan 25 armada.Sementara saat ini kita masih punya 19 armada.Jadi kurang 6 armada lagi"hitungnya.Ditanya apakah dengan plafon tersebut maka kota Mojokerto bisa bebas siswa bermotor?Wali Kota mengiyakan.Armada tersebut tidak secara langsung bisa mencover seluruh kebutuhan siswa.Setidaknya 2019 kebutuhan tercukupi armada yakni 25 unit terpenuhi."pungkasnya.Sementara itu,Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mojokerto,Gaguk Tri Prasetyo,menjawab soal penambahan armada angkutan sekolah gratis mengaku sepakat."Kebutuhan kita 25 armada dan saat ini masih 19 armada.Artinya masih kurang 6 armada.Targetnya 2019 kebutuhan tercukupi karena kita sudah mengajukan penambahan ke Kemenhub RI."Mudah-mudahan direlalisasi"katanya.Untuk kebutuhan angkutan sekolah gratis ini sebenarnya pemkot baru memiliki sekitar 5 armada.Terdiri dari dua bus bantuan Kemenhub dan tiga mobil station wagon jenis Grand Max.Selebihnya adalah kemitraan pemkot dengan pemilik armada angkutan kecil.Satu dayung terlampaui untuk program angkutan gratis dan mempertahankan armada mati suri ini.(Dikutip Radar Mojokerto 9 April 2018).

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

Jumat, 06 April 2018

PEMKOT KAMPANYEKAN BUDAYA MEMBACA



Pemerintah Kota Mojokerto lewat Dinas Perpustakaan Umum dan Arsipsaat ini sedang gencar melaksanakan kampanye kepada masyarakat disemua lapisan guna membudayakan senang membaca. Program tersebut diwijudkan dalam beberapa  bentuk kegiatan seperti : Perpuistakaan dengan mobil keliling, Perpustkaan Terbuka Hijau, Perpustakaan Sekolah dan Perpustakaan Desa Kelurahan diseluruh wilayah. Kota Mojokeerto yang terdiri dari 3 Kecamatan 18 Kelurahan tersebut.
Disamp[ing itu Dinas juga memnuyelenggarakan agenda rutin yang digelar setiap tahun sebagai b agian  dari inovasi program Gemar Membaca yang telah diselenggarakan selama 3 hari kemarin  (mulai 20 sampai dengan 22 Maret ) yaitu : pertama, Lomba Menggambar dan mewarnai untuk anak TK yang diikuti sebanyak 500 orang anak TK dan RA seluruh wulayah Kota Mojiokerto. Kedua, Lomba story telling khusus bagi anak SD dengan peserta 53 orangdan ketiga, Lomba Karya Tulis Ilmiah khusus bagi anak SMP/MTS dengan peserta 6 orang.dimana untuk persyaratan lomba lomba tersebut diatas harus mengambil  referensi buku2  dari Perpustakaan Dinas.Adapun tema pokok adalah Melestarikan Budaya Membaca. Dengan harapan bahwa masyarakat warga kota dapat memiliki kecintaan akan ilmu dengan menyukai membaca.
(Budiman Sudijono)

Romeltea Media
Kim Gayatri Mojokerto Updated at:

 
back to top